[unsoed.ac.id, Sel, 30/01/18] Mengawali tahun 2018, Universitas Jenderal Soedirman dianugrahi kebahagiaannya tersendiri. Universitas Jenderal Soedirman / UNSOED kembali menambah jumlah Guru Besarnya dengan mengukuhkan dua Guru Besar tetap dari Fakultas Peternakan, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Mereka adalah Prof. Dr. Ir. Caribu Hadi Prayitno, M.P. dalam bidang Ilmu Bahan Pakan Ternak, merupakan Guru Besar ke-64 UNSOED (ke-19 di Fakultas Peternakan), dan Prof.Dr Ing R Wahyu Widanarto dalam bidang Ilmu Fisika Material, merupakan Guru Besar ke-65 UNSOED (ke-1 di Fakultas MIPA).

Kedua Guru Besar dikukuhkan oleh Rektor UNSOED Dr.Ir Achmad Iqbal M.Si dalam Sidang Terbuka Senat Pengukuhan Guru Besar di Gedung Soemardjito. Dalam sambutannya Rektor menyampaikan bahwa salah satu tujuan dari pendidikan tinggi adalah menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilandasi oleh nilai-nilai kemanusiaan, agar memberikan sebesar-besarnya kemanfaatan bagi kehidupan.  Institusi perguruan tinggi diharapkan menjadi rumah persemaian ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi, yang memiliki keberpihakan pada upaya mensejahterakan manusia.  “Berlandaskan filosofi, berbekal teori dan bersenjatakan metodologi, maka akademisi kampus dituntut untuk mampu mentransformasikan ilmu pengetahuan sebagai jalan pencerahan sekaligus jawaban atas laju perubahan dan tantangan zaman”, demikian ungkap Rektor.

Lebih lanjut Rektor menyampaikan bahwa pemikiran dan karya kedua guru besar yang baru saja dikukuhkan pada hari ini,  menjadi representasi komitmen dan semangat akademisi UNSOED  dalam menegakkan panji-panji almamater mengabdi bagi ibu pertiwi melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.  “Kedua profesor baru ini telah mewarnai dan menyemarakkan ikhtiar kampus untuk berperan sebagai penggerak sebuah peradaban yang tumbuh, berkembang sekaligus mengilhami manusia dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya, sekaligus mampu mengelola sumberdaya yang ada secara arif dan berkelanjutan”, ungkap Rektor mengakhiri sambutannya.

Pada kesempatan tersebut kedua Guru Besar menyampaikan orasi ilmiahnya. Prof Caribu menyampaiakan orasi Ilmiahnya yang bertajuk ”Peranan Methan Inhibitor Plus Pada Produktivitas Ternak Ruminansia dan Pemanasan Global”.

Sedangkan Prof.Dr Ing R Wahyu Widanarto menyampaikan kajian yang bertajuk ”Optimalisasi Barium Heksaferit Tipe-M Sebagai Material Fungsional Penyerap Gelombang Mikro”.

Maju Terus Pantang Mundur, Tidak Kenal Menyerah! (Hms)