Ciputat – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, menjadi pembicara utama pada Pelantikan Cabang Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ciputat yang berlangsung di Gedung Pusdiklat Kemenag, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu (8/3).

Dalam orasi ilmiahnya “Upaya Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Persaingan Global”, menurut Menristekdikti M. Nasir, pada 2045 Indonesia akan memasuki bonus demografi yaitu generasi millennial yang dimana angkatan kerja akan lebih banyak daripada angkatan tua dan anak.

“Kita harus siap menghadapi era millennial dengan meningkatkan SDM yang berkualitas. Pendidikan tinggi menjadi sektor penting dalam menghasilkan SDM berkualitas dengan cara meningkatkan mutu pendidikannya itu sendiri,” ujar Nasir.

Menteri Nasir juga mengatakan lulusan berkualitas adalah para pekerja keras yang sanggup menghadapi persaingan global dengan memanfaatkan peluang dan tantangan sekecil-kecilnya.

Indonesia sudah berada pada era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), nantinya satu negara memungkinkan untuk menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi para tenaga kerja dan sebagainya akan semakin ketat dari sebelumnya.

“Pada era MEA, kita dituntut untuk terus bekerja keras, kalau kita tidak mampu bersaing, kita akan ketinggalan. Maka dari itu, jadilah lulusan berkualitas dari perguruan tinggi, karena hanya dengan itu maka kita akan dapat mengatasinya,” tutur Nasir.

Menteri Nasir menambahkan, lulusan berkualitas akan mampu menjawab persaingan, jadilah tenaga kerja profesional karena Indonesia membutuhkan SDM yang siap bersaing dalam persaingan global seperti sekarang.

Abdurrohman Wahid secara resmi ditunjuk sebagai Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ciputat dan dihadiri Kepala Badan Intelkam (Intelejen dan Keamanan) Polri, Kapolres Tangerang Selatan, Sekjen PMII, dan para pengurus cabang PMII Ciputat. (ard)

Galeri