Semarang- Dalam lanjutan kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, selain laksanakan Kampus Nusantara Mengaji di Undip, Jumat (1/6), Menristekdikti juga hadiri acara Tarawih Keliling (Tarling) yang diadakan di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Menristekdikti Mohamad Nasir dalam tausyiahnya menjelaskan bahwa Kita sebagai umat islam, ukhuwah sebagai manusia, apapun agamanya, apapun sukunya, harus tetap menjaga dan menjalin silaturahim.

“Jadilah kita muslim yang rahmatan lil alamin,” tuturnya.

Mohamad Nasir juga mengimbau pada pimpinan di Unnes jika ditemukan ada dosen atau mahasiswa yang memiliki pemikiran tentang radikalisme untuk jauh dari Nasionalisme, yang berarti dia tidak punya rasa cinta, terutama kepada NKRI, maka menurutnya Rektor harus meluruskan dengan pandangan yang baik dan tegas.

“Semoga dengan kegiatan tarawih keliling ini kita semua yang hadir mendapatkan keberkahan dari Allah, dan ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu Rektor Unnes Fathur Rokhman mengatakan Tarawih keliling bertepatan dengan hari kelahiran pancasila, dengan itu ujarnya, harus diresapi agar masyarakat Kampus lebih bersemangat, berbagi, dan berprestasi.

“Kegiatan sholat tarawih dan buka bersama dengan civitas akademika Kampus adalah suatu bentuk untuk merekatkan harmoni satu sama lain,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pemberian tali asih dari Unnes kepada Badan Amalan Islam (BAI) Jawa Tengah. (DZI/AP)

Galeri