Siaran Pers
Nomor : 177/SP/HM/BKKP/IX/2019

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemenristekdikti Ainun Na’im secara resmi menutup rangkaian Aspiring Professional Accountants Festival (APAFest) 2019 yang digelar oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Rabu (4/9). APA Festival 2019 merupakan ajang rutin tahunan anggota muda IAI, mahasiswa akuntansi berprestasi dari seluruh Indonesia. APAFest adalah festival kreativitas akuntan muda IAI yang akan mempertemukan perusahaan terkemuka di Indonesia dengan kandidat terbaik calon akuntan profesional.

Sesjen Kemenristekdikti Ainun Na’im dalam sambutannya mengatakan akuntan milenial Indonesia harus siap menghadapi tantangan pekerjaan di era Revolusi Industri 4.0. Para calon akuntan muda harus dapat merespon perubahan yang terjadi di era disrupsi. Hal ini juga sejalan dengan visi Kemenristekdikti dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang akuntansi.

“Akuntansi terkait dengan data keuangan, terkait kinerja dan penting terkait dengan berbagai macam penyelesaian masalah dan juga terkait pengambilan keputusan,” terang Ainun.

Ainun menjelaskan APAFest merupakan suatu forum yang penting untuk pengembangan diri calon-calon akuntan muda milenial. Menurut Ainun, APAFest menjadi salah satu ajang ‘best practice’ di lingkungan pendidikan akuntansi, dan menjadi suatu latihan supaya mahasiswa mulai mengenal profesi akuntan.

“Tentunya ini pengalaman yang berharga dalam bidang akuntansi bagi para mahasiswa. Ini juga menjadi motivasi belajar lebih lanjut untuk mendalami bidang akuntansi,” ucap Sesjen Ainun.

Ainun menambahkan, acara tersebut juga sangat baik untuk mengembangkan sikap profesional bagi para mahasiswa di bidang akuntansi. Apalagi di tengah era revolusi industri 4.0. Sesjen Kemenristekdikti mendorong kurikulum akuntansi di perguruan tinggi perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sehingga dapat menyelesaikan permasalah dalam dunia akuntan selama ini, dalam menghadapi era disrupsi.

“Kurikulum tentu saja perlu terus diupdate agar bisa sesuai dengan perkembangan industri dan inovasi,” tutup Ainun.

APAFest 2019 sendiri, sebelumnya dibuka oleh Ketua DPN IAI yang juga Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo. Menurutnya, APAFest 2019 merupakan program yang didesain untuk membangun ‘linkage esensial’ agar terciptanya simbiosis mutualisme dan hubungan yang saling menguntungkan antara industri, mahasiswa sebagai talenta akuntansi terbaik, serta IAI sebagai organisasi profesi.

“Talenta terbaik yang ditempatkan di entitas terbaik, akan menghasilkan leverage yang luar biasa bagi perekonomian nasional dan perkembangan profesi akuntan di masa depan,” ujarnya.

Lebih dari 1500 mahasiswa akuntansi terpilih dari berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Para peserta akan berkompetisi menjadi yang terbaik serta memperoleh kesempatan untuk terhubung dan mendapat peluang bekerja di beragam entitas terkemuka yang menjalin kemitraan sebagai corporate Partner IAI. Mereka terdiri dari 1200 peserta career fair, 228 peserta APA Championship, 120 peserta seleksi beasiswa Chartered Accountant (CA), serta peserta National APA Award dan Best Paper.

APAFest menjadi program strategis IAI dalam mengembangkan generasi muda akuntan Indonesia untuk mempersiapkan diri terlibat dalam pembangunan perekonomian nasional. Rangkaian kegiatan APAFest diisi dengan career and recruitment fair, kompetisi bisnis antar mahasiswa, inspiring session, dan ujian beasiswa chartered accountant (CA) IAI.

Dalam acara tersebut juga turut hadir Direktur Eksekutif IAI Elly Zarni Husin, Direktur Utama LPP TVRI Helmy Yahya, entrepreneur, Anggota Dewan Pengurus Nasional IAI, praktisi bisnis serta undangan lainnya.

Nita Nurita dan Jamal Suteja
Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kemenristekdikti
Dan Ikatan Akuntansi Indonesia