SIARAN PERS

Nomor : 132/SP/HM/BKKP/VIII/2018

Jakarta – Ratusan ribu Mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta di 34 provinsi Indonesia serta perwakilan mahasiswa yang sedang melanjutkan pendidikan di 6 negara di luar negeri secara serentak turut bernyanyi dalam satu komando pada acara Harmoni Indonesia 2018.

Kegiatan ini dipusatkan di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta (5 /8) dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dan dipandu oleh dirigen paduan suara Addie MS.

Paduan suara mahasiswa di 33 Provinsi lainnya mengikuti secara khidmat komando konduktor Addie MS melalui ‘live streaming’. Rangkaian lagu nasional yang dibawakan dalam acara Harmoni Indonesia 2018 ini diawali dengan lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan Lagu Satu Nusa Satu Bangsa, Lagu Garuda Pancasila, lagu Rayuan Pulau Kelapa, dan diakhiri lagu Padamu Negeri.

Selain paduan suara mahasiswa, acara ini juga dimeriahkan oleh Paduan Suara Pelajar, Paduan Suara Pesantren, Paduan suara TNI dan POLRI, Paduan Suara Lintas Budaya, Seniman Budayawan dan masyarakat umum.

Turut ikut dalam paduan suara jajaran Menteri Kabinet Kerja antara lain Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Menko Kemaritiman, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Perhubungan, Menteri Ketenagakerjaan Menteri Perindustrian, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri BUMN, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Sosial, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto, Panglima TNI, Kapolri serta Pejabat Eselon I dan II Kemenristekdikti dan tamu undangan lainnya.

Presiden Jokowi dalam kesempatan ini mengatakan bahwa ada tiga alasan diadakannya Harmoni Indonesia 2018 pada hari ini.

“ Pertama, tujuan pelaksanaan kegiatan Harmoni Indonesia 2018 adalah dalam rangka memperingati 73 Tahun Indonesia Merdeka,” tutur Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menambahkan bahwa kegiatan Harmoni Indonesia 2018 adalah untuk memberi semangat atlet- atlet Indonesia yang akan bertanding di Asian Games 2018. “ Kita ingin sukses dalam penyelenggaraan dan sukses dalam prestasi atlet di Asian Games 2018,” imbuh Presiden Jokowi.

Di akhir pidatonya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa alasan lain diselenggarakannya kegiatan Harmoni Indonesia 2018 adalah untuk memupuk semangat persatuan, kerukunan, kebangsaan, nasionalisme yang merupakan aset terbesar bangsa Indonesia.

Menteri Nasir mengucapkan apresiasi dan rasa bangga atas partisipasi seluruh peserta paduan suara Harmoni Indonesia 2018. Sebelum acara, Menteri Nasir berkesempatan menyapa beberapa perguruan tinggi melalui ‘video teleconference’ untuk memastikan kesiapan peserta. Seluruh peserta paduan suara baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di 34 Provinsi dan 6 KBRI terlihat antusias memerahputihkan Indonesia melalui Harmoni Indonesia 2018.

Firman Hidayat
Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik
Kemenristekdikti