Jakarta- Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti, Ainun Naim, menerima kunjungan Duta Besar Selandia Baru, Trevor Matheson, pada hari Rabu (29/11) di Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta.

Dubes Trevor Matheson turut membawa Rektor University of Auckland, Prof. Stuart McCutcheon, beserta delegasi dalam kunjungannya. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mempromosikan University of Auckland serta pendidikan di Selandia Baru.

Prof. Stuart McCutcheon menyampaikan bahwa sejumlah 16 prodi di University of Auckland masuk ke dalam peringkat 50 teratas di dunia (berdasarkan QS World Rankings). Prodi tersebut termasuk Education, English Language and Literature dan Civil and Structural Engineering. Selain itu, Selandia Baru juga unggul dalam bidang pertanian, kemaritiman, serta energi (energi terbarukan).

Salah satu pilihan energi terbarukan yang sedang dikembangkan oleh Selandia Baru adalah geothermal, bekerja sama dengan Indonesia, khususnya di wilayah Kamojang.

Ainun Naim menyampaikan bahwa saat ini Kemenristekdikti sedang mendorong universitas untuk meningkatkan produktivitas riset dan inovasi, dalam upaya menghubungkan universitas dengan industri.

Hal ini dapat dimanfaatkan untuk menghubungkan universitas di Indonesia dan industri di Selandia Baru dan juga sebaliknya. Hal lain yang dapat dilakukan untuk kerja sama U-to-U antara Indonesia dengan Selandia Baru antara lain mengirimkan pengajar muda Indonesia ke Selandia Baru untuk belajar tentang Teacher Education, melaksanakan pertukaran pelajar, juga melaksanakan joint programme antar universitas.

Delegasi Selandia Baru juga menyampaikan bahwa salah satu hak istimewa yang didapat oleh pelajar di Selandia Baru adalah hak untuk bekerja.

Di akhir pertemuan, Ainun Naim mengutarakan keinginannya untuk dapat lebih meningkatkan kolaborasi pendidikan dengan Selandia Baru dan dapat lebih banyak mengirimkan pelajar-pelajar Indonesia untuk mengenyam pendidikan di Selandia Baru. (WSN)