Civitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memiliki banyak cara untuk memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22. Prof Daniel M. Rosyid PhD M.RINA selaku dosen sekaligus dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) kampus perjuangan ini ikut menyambut Hakteknas dengan berbagi pemikiran di forum ASEAN-China, belum lama ini.

Dalam forum tersebut, Daniel M. Rosyid mengapresiasi kemajuan dan kontribusi Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) saat ini yang mengkampanyekan pembangunan poros maritim di Hakteknas tahun 2017. “Topik dan tema Hakteknas tentang kemaritiman ini merupakan langkah awal yang patut diapresiasi bersama”, ungkap Daniel.

“Tentu saja, pemilihan tema itu dilakukan berdasarkan visi pembangunan Indonesia sebagai poros maritim dunia”, imbuhnya.

Daniel menambahkan bahwa program kementrian Ristekdikti dalam dembangunan maritim di Indonesia difokuskan kepada empat hal, yaitu penguatan kedaulatan maritim, pengelolaan SDA secara mandiri dan berkelanjutan, pengembangan infrastruktur secara mandiri dan terpadu, serta pengembangan SDM, iptek, dan budaya maritim.

“Lebih praktisnya, kampus ITS Surabaya terus memberikan sumbangan pemikiran dan produk teknologi maritim dengan mengenalkan konsep smart ocean technology”, ungkap Daniel.

“Akhir November 2017 mendatang, ITS akan menjadi tuan rumah dalam agenda internasional bertajuk General Assembly meeting ACNET-Eng Tech. Pertemuan di ITS nanti akan membahas kerjasama pendidikan dan penelitian dalam kerangka Smart Ocean Technology tersebut”, jelasnya.

Menurut Daniel, masa depan kemaritiman di dunia juga dipengaruhi oleh peran Indonesia. “Dalam berbagai forum, peran kampus selalu menjadi motor penggerak inovasi dan riset untuk kemajuan bangsa”, ungkapnya.

Kampus ITS Surabaya termasuk salah satu kampus yang aktif dalam kegiatan internasional untuk mempromosikan peran Indonesia di level global. “Hingga kini, ITS termasuk inisiator pendirian forum ASEAN-China Cooperation in Science and Technology yang memiliki anggota dari universitas ternama di ASEAN dan China”, jelasnya. (Humas ITS)