[unsoed.ac.id, Jum, 13/10/17] Selama kurang lebih sudah empat tahun berdiri, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGMP) pantas berbangga hati. Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) telah merilis hasil akreditasi versi 2012 RSGMP UNSOED, Jumat (13/10) dinyatakan terakreditasi tingkat paripurna (lima bintang). Dari 31 RSGMP di Indonesia, RSGMP UNSOED merupakan satu – satunya yang terakreditasi dan berhasil meraih tingkat paripurna Se-Indonesia. Akreditasi paripurna sendiri merupakan bentuk pengakuan yang diberikan oleh pemerintah kepada manajemen rumah sakit, karena telah memenuhi standar yang ditetapkan.

    

Akreditasi versi 2012 yang berlangsung selama tiga hari pada 12 – 14 September ini berhasil melewati tiga tahap indikator penilaian yaitu, area manajemen, area klinis, dan keselamatan pasien. Pada hari pertama dilakukan presentasi oleh Direktur RSGMP UNSOED kepada Tim Akreditasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebanyak tiga orang, kemudian dilanjutkan pada hari kedua adalah menelusuri setiap area RSGMP untuk membuktikan hasil laporan yang ada di dokumen dengan kondisi di lapangan. Pada hari ketiga adalah wawancara dengan pimpinan universitas terkait kontribusi dan komitmen pimpinan terhadap RSGMP UNSOED.

Direktur RSGMP Universitas Jenderal Soedirman, drg. Arwita Mulyawati, MH.Kes mengungkapkan rasa syukur dan bangga bahwa seluruh komponen RSGMP UNSOED bisa bekerja sama sebagai insan rumah sakit dan menganggap akreditasi ini penting. “Karena akreditasi itu sangat berkaitan dengan kelangsungan RSGMP ke depannya. Di dalam akreditasi tertanam sistem yang harus kita penuhi dan kita lewati,” jelas Direktur RSGMP UNSOED.

      

Lebih lanjut drg. Arwita menyampaikan harapannya pada tahun berikutnya RSGMP UNSOED akan menerapkan standar yang lebih ketat. “Kita masih harus terus belajar dan mempertahankan yang sudah ada, tiga tahun lagi kita sudah dengan standar yang berbeda yakni menerapkan standar – standar internasional,” ungkapnya.

Maju Terus Pantang Mundur Tak Kenal Menyerah !!