BOGOR – Publikasi adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan apabila seorang dosen atau peneliti yang telah melakukan proses penelitian atau riset, agar hasilnya bisa digunakan oleh khalayak ramai hingga menjadi hal yang bermanfaat.

Kamis (30/3), Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir beserta Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti (SDID) Ali Ghufron Mukti menyambangi Universitas Pakuan Bogor dalam rangka Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) Ke-1.

Menteri Nasir menyambut baik dengan digelarnya acara tersebut yang dapat menyatukan dosen-dosen seluruh Indonesia dan Nasir berharap peneliti Indonesia bisa berkolaborasi dengan peneliti asing.

“Oleh karena itu riset akan menjadikan bahan untuk kita bisa berkolaborasi antara peneliti Indonesia dan luar Negeri, dengan memperhatikan langkah tersebut, yang menjadi sangat penting adalah Kemristekdikti selalu mendorong bagaimana publikasi di indonesia makin cepat dan makin baik,“ ujar Menteri Nasir.

Masih di kesempatan yang sama Nasir mengungkapkan, setiap hasil riset yang sudah didapat untuk di publikasikan agar bermakna bagi orang lain dan dengan jumlah dosen yang jumlahnya ribuan, bisa menghasilkan riset yang berkembang dari tahun sebelumnya.

Nasir juga mengungkapkan bahwa riset yang dilakukan oleh para dosen atau para peneliti tidak cukup hanya sampai disini, tapi harus dipublikasikan agar bisa memiliki makna bagi orang lain dalam masalah penyebaran.

Dukungan Menristekdikti terhadap penelitian dan riset tidak sebatas isapan jempol semata, namun Menristekdikti akan mendukung secara materil.

“Pendidikan dan penelitian itu harus mendapatkan alokasi khusus, karena kalau tidak mendapatkan alokasi pasti risetnya tidak akan berkembang, kami mendorong Perguruan Tinggi juga mengalokasikan anggaran, saya belum menentukan berapa persen dari total penerimaan yang dianggarkan, tapi paling tidak harus ada anggaran untuk riset dulu,” tuturnya.

Dengan demikian menurut Nasir target publikasi Indonesia dari tahun ke tahun akan terus meningkat dan menyaingi Negara lain. Dengan kata lain, hasil riset pun akan semakin dirasakan oleh masyarakat, apalagi bila secara teknis sudah diterapkan di masyarakat. (TJS)