PIH UNAIR – Pusat informasi pendidikan Taiwan atau Taiwan Education Center (TEC) akan segera diresmikan di Universitas Airlangga pada 12 September mendatang. Peresmian TEC yang merupakan kerjasama antara Asia University Taiwan dan UNAIR, akan menjadi satu-satunya pusat layanan informasi pendidikan Taiwan di Indonesia.

Kedua pihak melakukan diskusi penjajakan kerjasama, Selasa (29/8), di Kantor Manajemen, Kampus C UNAIR. Representatif yang juga Dekan Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial Asia University Taiwan Profesor Yinghuei Chen bertemu Direktur Eksekutif Airlangga Global Engagement (AGE) Prof., Dr., Ni Nyoman Tri Puspaningsih., M.Si., dan perwakilan beberapa fakultas di UNAIR.

Nyoman mengatakan, pendirian TEC ini nantinya bukan hanya menangani kerjasama di bidang pendidikan, namun juga bidang kerjasama lainnya. Termasuk beasiswa.

“TEC tidak hanya sekedar kerjasama pendidikan, tapi ada joint research, joint publication, pertukaran dosen dan peneliti, pertukaran mahasiswa, serta kemungkinan double degree dan joint degree,” ucap Nyoman.

Nyoman mengungkapkan, hadirnya TEC berperan memfasilitasi semua perguruan tinggi di Taiwan yang akan menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia.

Nantinya, TEC akan berkantor di UNAIR bersebelahan dengan kantor AGE. Jajaran pemimpin dan staf meliputi pimpinan dan staf administrasi yang akan mengurus segala hal kaitannya dengan TEC. Staf administrasi nantinya akan diambil dari alumnus UNAIR.

“Tentu ini bagus bagi UNAIR. Selain branding, orang akan menaruh perhatian. Setiap ada kerjasama dengan Taiwan, pasti larinya ke UNAIR. Sehingga mereka tidak hanya tahu tentang Taiwan tapi juga tentang UNAIR. Dari Taiwan pun yang akan ada urusan dengan perguruan tinggi di Indonesia larinya akan ke UNAIR,” tambah Nyoman.

Sementara itu, Profesor Chen mengatakan, pihaknya memercayakan lokasi TEC di UNAIR berdasarkan sejumlah alasan. Salah satunya, reputasi UNAIR sebagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Selain itu, UNAIR dipilih karena menjadi perguruan tinggi yang menaruh perhatian tinggi terhadap ilmu kedokteran.

“Asia University Taiwan sangat selektif dalam membangun dan menjalin kerjasama. China Medical University berfokus pada ilmu kedokteran dan posisinya nomor dua di Taiwan. China Medical University juga punya rumah sakit, sama seperti UNAIR. Saya rasa ini sangat cocok dengan UNAIR,” ujar Chen. (PIH UNAIR)