SIARAN PERS
No : 122/SP/HM/BKKP/VII/2018

 

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) yang digelar di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/7).

Munas IKA-PMII Ke-6 ini mengambil tema “Kepemimpinan Nasional dan Kesejahteraan Masyarakat”. Tema besar tersebut mencakup bagaimana seharusnya kepemimpinan nasional diselenggarakan demi terwujudnya amanah kesejahteraan rakyat, dan menghilangkan ancamannya.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa problem bangsa Indonesia saat ini adalah kemiskinan dan kesenjangan, namun pada tahun 2018 sesuai data BPS data kemiskinan sudah menurun sekitar 9,8 persen. Presiden Jokowi berharap Indonesia dapat bersaing dengan negara negara lain dalam peningkatan sumber daya manusia.

“Kita harus bisa bersaing dengan negara lain dalam investasi sumber daya alam dan investasi sumber daya manusia,” ujar Presiden Jokowi.

Adapun rangkaian acara Munas juga digelar di Hotel Aston Marina Ancol pada malam harinya. Agenda lima tahunan ini diikuti 1.500 peserta dari seluruh Indonesia.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir turut hadir sebagai pembicara pada sesi dialog dan diskusi, bersama 3 menteri kabinet lainnya, yakni Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Nasir mengatakan bahwa pada era disrupsi teknologi 4.0, tantangan bangsa indonesia kedepan semakin berat. Beliau mengungkapkan, Indonesia perlu mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Sumber Daya Manusia Indonesia untuk dapat bertahan dalam persaingan di masa yang akan datang.

“Mengembangkan potensi yang dimiliki oleh Sumber Daya Manusia Indonesia menjadi penting. Agar dapat sustain menghadapi masa yang akan datang,”ucapnya.

Menteri Nasir berharap agar perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dapat memberikan kontribusi lebih pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dan mampu menggerakan ekonomi Indonesia lebih baik lagi, demi kesejahteraan bangsa.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia sekarang masih Resource Base Economy, atau ekonomi berbasis sumber daya. Kedepan diharapkan dapat menjadi Knowledge Base Economy, ekonomi yang berbasis ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Rangkaian Munas akan diisi dengan berbagai diskusi dan dialog dengan menghadirkan sejumlah Menteri, Akademisi, Tokoh Agama, dan budayawan. Rencananya,Munas akan ditutup oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla.

Turut hadir dalam Munas tersebut Ketua IKA PMII Sekaligus Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad, beserta tamu lainnya.

 

Dwi Rizqa Ananda

Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik
Kemenristekdikti

Galeri