Politeknik  Negeri Pontianak kembali menerima mahasiswa dari Perancis, sebagai bagian dari program pertukaran mahasiswa. Tahun ini, Politeknik Negeri Pontianak menerima delapan mahasiswa; satu dari IUT Lille A, dua dari IUT Cergy-Pontoise dan lima dari IUT Littoral Cote d’Opale. Sementara Polnep mengirimkan tiga mahasiswanya ke IUT Lille A.

Direktur Polnep Ir. H.Muh. Toasin Asha, MSi menyampaikan, kerja sama internasional Polnep dan perguruan tinggi Perancis sudah masuk tahun ke-4. Tiap tahun kualitas dan kuantitasnya semakin baik. Jurusan yang terlibat pun semakin banyak. Pertukaran mahasiswa ini meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa kami. Kualitas mereka tidak beda dengan mahasiswa di luar sana, terutama dalam kompetensi maupun keilmuan, ujarnya.

Kerja sama tersebut diawali MoU Polnep dan IUT de Valenciennes pada 2014. Pada 2015, dilakukan pertukaran mahasiswa pertama; yaitu  dua dari Polnep dan tiga dari IUT de Valenciennes. Pada 2016 kembali digelar, yaitu dua dari Polnep dan tujuh dari IUT de Valenciennes.

Pada 2017, Polnep memperluas kerja sama dengan lima perguruan tinggi Perancis, yaitu IUT Lille A, IUT Cergy-Pontoise, IUT de Lorraine, IUT D’Artois, dan UIT Littoral Cote d’Opale. Pada tahun yang sama, Polnep menerima lima mahasiswa dari IUT de Lorraine dan dua dari dari IUT Cergy-Pontoise. Tahun itu, Polnep mengirimkan tiga mahasiswanya ke IUT Lille A.

“Kerja sama ini terus kami kembangkan, tidak hanya mahasiswa, kemungkinan staf akademik, pengajar maupun tenaga administrasi juga. Ada kemungkinan dengan pembiayaan dari Uni Eropa,” katanya.

Polnep juga menjajaki kecocokan kurikulum untuk kredit learning, agar mahasiswa meraih double degree. “Kami juga kerja sama di bidang penelitian, duplikasi dan seminar. Kepala urusuan internasional kami masih di Perancis untuk penjajakan kerja sama lebih luas, ungkapnya.

Mahasiswa Perancis akan berada tiga bulan di Pontianak, dengan penempatan di Polnep,Telkom, Agricultural Technology dan Electronics Departments.  Saya kira mereka enjoy di sini. Kalau ceritanya jelek, kerja sama ini tidak mungkin berlanjut. Apa yang mereka cari mereka dapatkan di sini, sehingga bisa saling memberi manfaat, ungkapnya.

Penyambutan mahasiswa Perancis yang akan magang di Polnep dilaksanakan di ruang rapat lantai 3, hari Senin, 23 April 2018. Hadir pada acara penyambutan selain Pembantu Direktur IV, para Ketua Jurusan dan Kaprodi, para pejabat struktural serta mahasiswa Polnep sebagai pendamping mahasiswa Perancis.

Akhir perbincangan, Direktur Polnep H. Muh. Toasin Asha mengatakan, bahwa Polnep juga mendapat peluang kerja sama dengan industri di Jepang. Di mana tiga mahasiswa semester IV Polnep telah diserap magang dalam pengolahan perikanan di Jepang. Beberapa hari yang lalu Jurusan Mesin juga lagi di tes untuk ikut magang di Jepang. Kami tidak berani kirim banyak, karena menyesuaikan kemampuan mahasiswa di sini, ungkapnya. Siang ini (Senin, 23 April) akan ada Univrsity College Of Technologi Sarawak akan melakukan kerjasama pada Jurusan Teknik Arsitektur sebagai tindaklanjut MoU antara Polnep dan UCTS, menutup pembicaraan.

(Erwandi – Pranata Humas Muda)