Surabaya, 26 Januari 2017
Bertempat di Departemen Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Jumat (26/1), para mahasiswa asing sebagai bagian peserta Community and Technological (CommTECH) Camp Insight 2018 mendapatkan materi lebih lanjut mengenai course pilihan mereka. Sebanyak 19 peserta dari berbagai universitas mancanegara berkesempatan mempelajari salah satu isu global, yaitu Sustainable Development in Developing Countries.

Maria Anityasari ST ME PhD, Direktur Hubungan Internasional ITS yang juga selaku pemateri course, menjelaskan bahwa jika sustainable development dipilih karena hal tersebut menjadi latar belakang banyak program, seperti smart city maupun eco city.

Dalam course ini peserta diajak untuk memahami permasalahan di negara berkembang dengan perspektif global. Sehingga nantinya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sustainable development juga harus dipahami semua engineer, karena efeknya sangat besar,” ungkap dosen Teknik Industri ini.

Menurut Maria, sustainable development sangat erat kaitannya dengan global warming serta climate change. Sehingga hal ini tidak hanya tanggung jawab satu negara saja, melainkan seluruh negara di dunia.

“Setelah mendapat materi ini, peserta diharapkan bisa ikut terlibat dalam hal ini di negara mereka masing-masing,” tuturnya.

Chanakarn Lertpanyawiwat, salah seorang peserta asal Thailand mengungkapkan, ketertarikannya untuk mempelajari course ini. “Saya memilih course ini karena Thailand juga merupakan negara berkembang, sehingga ilmunya nanti bisa diterapkan juga di sana,” ujar mahasiswi yang akrab disapa Ai ini. (HUMAS ITS)