Pelaksanaan pengamatan gerhana bulan total 28 Juli 2018 di Balai Kendali Satelit, Pengamatan Antariksa dan Atmosfer, dan Penginderaan Jauh (BKSPAAPJ) LAPAN Biak dilaksanakan pada pukul 02:00 – 06:00 WIT. Kegiatan tersebut di lakukan oleh peneliti dan perekayasa di lingkungan BKSPAAPJ LAPAN Biak. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan Teleskop Celestron 8SE yang memiliki aperture 8 Inci. Tahapan persiapan dilakukan untuk memastikan peralatan dapat berfungsi dengan baik. Sesaat sebelum pengamatan dimulai, terlebih dahulu dilakukan alignment teleskop agar dapat melakukan tracking bulan secara otomatis. Tak lupa, dilakukan juga pengecekan koneksi internet agar dapat melakukan live streaming.

Kondisi cuaca saat pengamatan sangat cerah sehingga pengamatan fenomena Gerhana Bulan Total dapat dilakukan dengan baik. Namun, tidak semua fase gerhana dapat diamati sampai dengan selesai. Hal tersebut dikarenakan lokasi pengamatan di Balai LAPAN Biak yang berada di kawasan Indonesia timur. Sehingga, pada fase akhir gerhana bulan cahaya matahari telah nampak yang menyebabkan pengamatan terhadap bulan sulit dilakukan.

Awal fase terjadinya gerhana bulan total yaitu saat bayangan bumi mulai menutupi permukaan bulan terjadi pada pukul 03.18 WIT dan puncak dari gerhana bulan total pukul 05.20 WIT. Pada gambar dibawah ini merupakan fase terbentuknya gerhana bulan total yang berhasil diambil dari Balai LAPAN Biak pada 28 Juli 2018. Pada Akhir pengamatan warna atmosfer bumi telah tampak dikarenakan cahaya matahari, sehingga pengamatan sulit dilakukan.