Bertempat di Jakarta, Senin 2 Juli 2018, diselenggarakan Regional Workshop on Emergency Monitoring and International Data Sharing yang merupakan bentuk kerjasama dari BAPETEN dan IAEA. Workshop ini diikuti oleh peserta dari 9 negara, dengan mengundang expert IAEA yaitu Adriana Celestina Baciu dan Marjan TKAVC dan perwakilan dari IAEA Mukhopadhyay Sanjoy. Berkesempatan hadir dari BAPETEN yaitu Deputi Perizinan dan Inspeksi Khoirul Huda dan Direktur Kesiapsiagaan dan Kedaruratan Nuklir Dedik Eko Sumargo.

IMG_0290

Dalam sambutannya, Khoirul Huda mengatakan bahwa Workshop ini merupakan kelanjutan dari workshop sebelumnya yang diadakan di Singapura dengan tema Supporting Regional Nuclear Emergency Preparedness and Response in the Member States of ASEAN region. Terkait dengan workshop ini, kita akan memiliki kesempatan untuk mendiskusikan isu terkait integrasi kesiapsiagaan dan kedaruratan nuklir dan radiologi. Kemudian peserta juga akan dijadwalkan untuk mengunjungi pusat koordinasi ASEAN untuk bantuan kemanusiaan dalam manajemen bencana. Ditambahkan oleh Mukhopadhyay Sanjoy, bahwa dengan adanya monitoring kedaruratan dan berbagi informasi dan data antar negara, maka akan menghasilkan manfaat bersama berupa informasi yang terintegrasi dan masing-masing negara akan mempunyai pedoman nasional yang spesifik. Diharapkan dengan adanya program ini akan membantu untuk berbagi dan bertukar informasi dengan jadwal yang terencana dan merespon secara efektif segala potensi kedaruratan nuklir dan radiologi (bho/ra/iin).

IMG_0285

WhatsApp Image 2018-07-02 at 10.26.38 AM

sumber: https://www.bapeten.go.id/?p=71363