Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Berkaitan dengan peningkatan wawasan kebangsaan Indonesia, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemristekdikti melaksanakan kegiatan Pertukaran Mahasiswa Nusantara (PERMATA) pada semester ganjil tahun akademik 2015/2016. Program Permata diikuti oleh 72 Mahasiswa dari Universitas, Politeknik, dan LPTK. Pada hari Jum’at s.d Sabtu, 20-21 November 2015 di Yogjakarta dilakukan evaluasi kegiatan tersebut. Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswan, Intan Ahmad memberikan arahan untuk terus ditingkatkan pelaksanakan program permata, “mahasiswa diharapkan tidak hanya mendapatkan academic excellent tetapi juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan pada unit kegiatan mahasiswa,” ujarnya. Melihat dari pelaksanaan yang ada, perlu kiranya ditambah dengan model yang khas dari masing-masing perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan mengatakan bahwa program ini akan memperkuat wawasan kebangsaan dan nasionalisme serta persatuan kesatuan NKRI. Pada Perguruan Tinggi Politeknik diharapkan memiliki model yang kreatif dan khusus sehingga mahasiswa mendapatkan kelebihan dan penguatan pada Politeknik yang dituju. Sekretaris Ditjen Belmawa Sutrisna Wibawa menambahkan, “kegiatan ini sangat positif dan Ditjen belmawa akan membuat testimoni serta mengupload dalam website Kemristekdikti. Kegiatan ini diharapkan pada tahun 2016 akan lebih meningkat dan lebih merata kembali.” Direktur Kemahasiswaan, Didin Wahidin, sangat mendukung upaya peningkatan kualitas program Permata dan diharapkan lebih memberikan manfaat baik untuk mahasiswa maupun untuk perguruan tinggi yang bersangkutan. Program Permata merupakan Program yang dilaksanakan pada tahun kedua dan memiliki peran penting untuk kemajuan mahasiswa Indonesia. (mf/belmawa)