Yang terhormat:

Kepala dan para pejabat di lingkungan Badan Tenaga Atom Nasional 

Para nara sumber dari berbagai kementerian dan institusi

Pimpinan berbagai perguruan tinggi atau yang mewakili

Pimpinan dan para pejabat di lingkungan LPNK

Para peneliti dan perekayasa

Pimpinan pemerintah provinsi dan daerah kabupaten kota

Unsur Media Cetak dan Elektronik 

Para hadirin/peserta seminar yang saya hormati

 

Assalaamu’alikum Warohmatullohi Wabarokaatuh,

Selamat malam dan salam sejahtera untuk kita semua.

 

Pada kesempatan yang berbahagia dan penuh berkah ini, marilah kita memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah yang telah diberikan, sehingga kita masih diberi kesempatan untuk hadir pada hari ini dalam keadaan sehat-walafiat. 

 

Merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi saya untuk dapat hadir sebagai keynote speaker dalam acara seminar nasional iptek nuklir dasar dan terapan dengan topic peningkatan efektifitas riset secara sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga litbang.  Mendahului sambutan saya, saya ingin memberikan apresiasi dan penghormatan kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara yang sangat penting ini dengan mengundang berbagai stakeholder untuk saling mengkomunikasikan berbagai kebijakan dan hasil-hasil riset kita tentang iptek nuklir dasar dan terapan,  karena kita semua mengetahui bahwa masa depan daya saing bangsa kita antara lain disumbang oleh sampai sejauh mana penguasaan teknologi dan implementasinya tentang nuklir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita. 

 

Bapak/ Ibu, Hadirin yang berbahagia, 

Seperti yang kita ketahui, bahwa kita ini sudah masuk dalam era globalisasi bahkan pada tahun ini kita telah memasuki Pasar Bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pemberlakuan pasar bebas tersebut baik di tingkat global maupun tingkat regional Asean membawa konsekwensi  bagi setiap negara yang menjadi peserta karea mau tidak mau harus mempunyai kompetensi dan kemampuan mumpuni, khususnya di bidang teknologi dan inovasi untuk memenangkan persaingan. 

 

Program utama yang dicanangkan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi untuk menghadapi hal tersebut adalah “hilirisasi iptek”, dimana melalui hubungan erat antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dapat menghasilkan produk yang inovatif dan berdaya saing global. Kita juga bersyukur karena perguruan tinggi dan LPNK kini berada dalam satu atap yaitu di Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi, dimana di kementerian ini berkumpul SDM yang berkualitas yang dapat bersinergi satu sama lain termasuk dengan lembaga litbang yang ada dikementerian lain dan dunia usaha untuk bersama sama  untuk melakukan penelitian  yang didedikasikan untuk  menghasilkan produk- produk inovasi dalam rangka mendorong pembangunan nasional. 

 

Dalam struktur baru kementerian riset, teknologi dan pendidikan tinggi yang baru tersebut secara lugas disepakati adanya sebuah dirjen yang baru yaitu dirjen penguatan inovasi dimana ukuran kinerja dari dirjen penguatan inovasi adalah jumlah produk inovasi yang dihasilkan dan dinikmati oleh masyarakat. 

 

Bapak/ibu hadirin yang berbahagia

Dalam perspektif itu, maka peningkatan efektivitas riset secara sinergi antara perguruan tinggi dengan lembaga litbang, merupakan hal fundamental yang harus didorong.  Sinergi lembaga litbang dan perguruan tinggi, harusnya menjadi sebuah semangat yang menyatu dalam rangka menyelesaikan masalah masalah riil dibutuhkan oleh dunia industri/ masyarakat.  Karena itu, dalam kesempatan ini saya berharap agar dunia industri dapat memberikan feedback kepada lembaga litbang dan perguruan tinggi tentang produk-produk inovasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita sehingga pengembangan science dan iptek kita dapat mencapai sasaran, tidak menjadi tumpukan kertas ilmiah dilaci-laci lembaga litbang atau perguruan tinggi. 

 

Bapak/ibu/hadirin yang berbahagia,

Dunia nuklir kini menjadi dunia seksi bagi bangsa-bangsa yang maju.  Nuklir tidak saja menjadi pertimbangan untuk mengatasi masalah energi tapi ternyata berperan penting dalam pengembangan bioteknologi, keamanan dan pengembangan  varietas pertanian yang produktivitasnya tinggi, instrumentasi kesehatan yang murah namun akurat,  penyehatan lingkungan, dan banyak lagi kegunaannya.  Penguasaan teknologi tentang pemanfaatan nuklir akan berperan penting dalam mempercapat dihasilkannya beragam produk inovasi yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat.  Karena itu, saya mengharapkan dalam pertemuan ini tidak saja saling dikomunikasikan hasil-hasil penelitian yang sudah dicapai dalam bidang nuklir untuk pangan, kesehatan dan pengelolaan lingkungan, atau dalam bidang-bidang strategis lainnya; tapi juga merumuskan berbagai usulan kebijakan yang menyatukan dunia industri dengan dunia litbang dan perguruan tinggi untuk nantinya kita pertimbangkan dan tindak lanjuti bersama-sama.  

 

Melalui kesempatan yang baik ini, saya juga kembali menghimbau para pelaku bisnis dan entrepreneur yang hadir dalam acara ini termasuk pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk mengutamakan  iptek dan inovasi karya anak bangsa  sebagai basis strategi kita untuk dapat unggul dalam persaingan lokal maupun global. Saya juga mengajak para pelaku bisnis dan entrepreneur untuk bekerja bersama perguruan tinggi dan lembaga litbang tidak saja dalam sharing informasi dan program tentang teknologi yang dibutuhkan tapi juga ikut terlibat dalam membiayai riset dan pengembangannya  yang kita lakukan,  yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita.  

 

 

Bapak/ Ibu, Hadirin yang saya hormati,

Menutup sambutan ini, Saya mengharapkan agar selalu terjalin hubungan yang harmonis dan sinergis antara pemerintah, akademisi dan lembaga litbang, dengan pelaku bisnis supaya meningkatkan kontribusi Indonesia terhadap kemajuan ekonomi nasional dan menjadi Negara yang berdaya saing global.  

 

Semoga Allah SWT, Tuhan YME, meridhoi langkah kita semua. Aamiin Ya Robbal Alamiin.

Terima kasih.

Wabillahi Taufiq Wal Hidaayah

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokaatuh

 

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi

 

Mohamad Nasir