Bismillahhirrahmaannirrahiim

 

Yang saya hormati: 

1. Kepala BPOM, 

2. Kepala BSN, 

3. Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan 

Kementerian Kesehatan, 

4. Para Pejabat di lingkungan Kemenristek-Dikti, 

5. Bapak/Ibu Nara Sumber,

6. Para Kepala Pusat Unggulan Iptek  

7. Para Direktur Industri Kesehatan dan Obat,

8. Undangan dan hadirin sekalian,

 Assalamualaikum wa rahmatullahi wabarakatuh,

Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, Alhamdulillah kita dapat berkumpul di sini untuk menghadiri acara Diskusi Panel Perizinan dan Standarisasi dalam Rangka Hilirisasi Hasil Litbang Kesehatan dan Obat. 

Diskusi panel ini merupakan ajang pertemuan antara para peneliti yang berada di lingkungan Pusat Unggulan Iptek dengan Institusi terkait perizinan dan standarisasi produk hasil litbang. Untuk itu, saya menyambut baik dan berharap agar pertemuan ini mecapai dua hal:  pertama memperkuat komunikasi antara Pusat Unggulan Iptek dengan institusi terkait dengan standardisasi, sertifikasi dan regulasi lainnya.  Kedua, teridentifkasikannya solusi atas permasalahan hilirisasi produk litbang Pusat Unggulan Iptek

 

Hadirin yang saya muliakan, 

Dalam upaya meningkatkan jumlah teknologi yang dihilirisasi dan dikomersialisasi oleh industri dan pelaku usaha nasional, pada tahun 2011 Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi telah meluncurkan program pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI). Melalui program ini, Lembaga litbang didorong untuk menghasilkan produk dan teknologi yang dapat digunakan oleh industri dan pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing mereka.  Karenanya, pengembangan PUI lebih ditekankan pada kriteria kemampuan lembaga litbang dalam mendiseminasikan atau mengkomersialisasikan  produk litbang mereka, ketimbang aspek kemampuan menyerap informasi, kemampuan litbang, atau kemampuan mengembangkan potensi sumberdaya lokal.  Dengan demikian, diharapkan, lembaga litbang yang telah ditetapkan sebagai PUI dapat lebih meningkatkan kontribusinya dalam menggerakkan sektor industri barang dan jasa berbasis inovasi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing ekonomi bangsa.

 

Hadirin yang saya hormati, 

Saat ini beberapa PUI telah berhasil mengkomersialisasikan produk-produk litbangnya.  Sebagian lagi masih dalam tahap persiapan, karena terkendala beberapa hal.  Karenanya penting kita diskusikan kendala-kendala tersebut, untuk selanjutnya dicarikan jalar keluar.

Dalam bidang kesehatan dan obat, terdapat beberapa kendala terkait dengan persyaratan perizinan dan standardisasi seperti: dalam uji vaksin, metode standard BPOM, uji klinis, skema izin edar dan lainnya yang dipersyaratkan oleh pemerintah.  Melalui diskusi panel yang menghadirkan nara sumber dari lembaga yang berwenang ini insya Allah dapat diperoleh kejelasan dan solusi, yang akhirnya dapat memperlancar proses hilirisasi produk litbang bidang kesehatan dan obat.

Hadirin yang berbahagia, 

Selain fasilitasi perijinan dan standarisasi produk litbang, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi juga tengah mengupayakan berdirinya sebuah pusat eksibisi dan investasi bagi produk-produk unggulan hasil litbang domestik. Diharapkan di pusat ini dapat disosialisasikan, terjadi interaksi, dan ahirnya muncul transaksi antara lembaga litbang dengan pihak industri dalam rangka investasi dan hilirisasi produk litbang hasil Pusat-pusat Unggulan Iptek tersebut.

Karenanya, dalam kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengajak teman-teman pihak industri untuk bekerjasama dengan lembaga litbang dalam menciptakan dan menggunakan teknologi domestik dalam rangka memperkuat struktur dan daya saing ekonomi nasional. Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi akan terus mengembangkan kebijakan riset dan teknologi yang kondusif dalam upaya memajukan Iptek untuk peningkatan peradaban dan kesejahteraan masyarakat, sebagaimana diamanatkan UUD 1945. 

Demikian, beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada acara diskusi panel hilirisasi Iptek ini. Semoga upaya kita meningkatkan hilirisasi produk litbang dan terus-menerus untuk menguatkan Sistem Inovasi Nasional melalui program PUI ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapat ridho Allah SWT. 

Aamin, aamin, aamin ya robbal ‘alamin.

Billahi taufiq wal hidayah

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

 

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi,

 

(Mohamad Nasir)