Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir melakukan peninjauan lokasi ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pada Selasa 9 Juni 2015. Sebelumnya Menristekdikti juga telah melakukan peninjauan di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Indonesia (UI). Dalam peninjauan ini, Menristekdikti didampingi langsung oleh Rektor UNY, Rochmat Wahab; Wakil Rektor I UNY, Wardan Suyanto; dan Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Illah Sailah.

Saat ditemui wartawan, Menristekdikti mengatakan akan menindak tegas kasus perjokian pelaksanaan ujian SBMPTN. “Kasus perjokian tersebut akan merugikan bangsa, maka harus dikenakan sanksi yang tegas,”ujarnya M Nasir.

Khusus untuk SBMPTN 2015 lokal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diikuti peserta sebanyak 37. 963 orang. Ujian tersebut dilaksanakan di empat lokasi perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN).

Pada hari pertama ujian SBMPTN 2015, peserta mengikuti Tes Kemampuan Dasar Santek (TKD Santek). Hari berikutnya dilanjutkan dengan Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA), dan Tes Kemampuan Dasar Soshum (TKD Soshum). Hasil SBMPTN 2015 ini akan diumumkan pada tanggal 9 Juli 2015. (fr/humasristek)