Dalam rangka meningkatkan koordinasi pengelolaan data di masing-masing Kementerian/Lembaga serta sharing pengelolaan dan pemanfaatannya, Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi Sumber Daya Mineral menyelenggarakan Forum Pengelolaan Data Lintas Kementerian/Lembaga Terkait Data Sektor dengan tema “Pengelolaan Data Makro Ekonomi dan Sektor Lainnya yang Terkait dengan Energi dan Sumber Daya Mineral”. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 8-9 Juni 2015 di Novotel Bogor Golf Resort & Convention Center, Jawa Barat.

Penyelenggaraan acara ini dihadiri oleh 29 Kementerian termasuk Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan tinggi dan 5 lembaga yaitu: Badan Kebijakan Fiskal, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal, Badan Pusat Statistik.

Dalam sambutannya, Agung Wahyu Kencono, Kepala Pusat Data dan Informasi mengharapkan agar terwujudnya pengelolaan dan pemanfaatan data berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam rangka pengelolaan aset negara. Staf Kepresidenan, Agung Hardjono, menekankan bahwa diadakannya forum ini untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik dan memberikan prioritas pada  upaya memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi pemerintahan dengan meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah, mewajibkan instansi pemerintah pusat dan daerah untuk membuat laporan kinerja serta membuka akses informasi publik. Dan harus dilaksanakan sharing data agar tidak terjadi selisih hasil antara kementerian atau lembaga. Hal ini terpapar dalam nawa cita yaitu, “Kami akan membuat Pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya”.

Staf Kepresiden lainnya mengutarakan pertanyaan mengenai bagaimana pengelolaan metadata di kementerian/lembaga lainnya. Kapusdatin, Agung Wahyu Kencono, menjelaskan bahwa pengelolaan data dilaksanakan dengan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kementerian/lembaga.

Bersamaan dengan acara ini, beberapa kementerian juga memaparkan beberapa materi. Salah satunya Kementerian Perindustrian memaparkan tentang kebutuhan data yang terkait dengan sektor energi yaitu Proyeksi Produksi Energi Primer (terutama listrik). Dan lembaga terkait lainnya yaitu Bank Indonesia memaparkan kebutuhan data yang berkaitan dengan energi ialah proyeksi, realisasi produksi, stok minyak bumi; input kilang, ekspor, impor, harga bbm; produksi, konsumsi harga listrik; dan transaksi keuangan.

Forum Pengelolaan Data Lintas Kementerian/Lembaga terkait data sektor yang telah berlangsung selama dua hari tanggal 8-9 Juni 2015 dengan tema “Pengelolaan Data Makro Ekonomi dan Sektor Lainnya yang terkait dengan Energi dan Sumber Daya Mineral” sebagai salah satu langkah untuk membangun kesepahaman dan tukar pikiran pengelolaan data sektor esdm dan membangun jaringan data sektor esdm yang didukung oleh kementerian ESDM dan Kementerian atau lembaga terkait lainnya. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi mengharapkan agar forum ini dapat meningkatkan kualitas Data dan Informasi yang lengkap, akurat dan tepat waktu, agar dapat menunjang dan memudahkan pimpinan dalam pengambilan keputusan yang cepat dan akurat. (et/humasristek)