Semarang- Masih dalam momen Idulfitri 1439 H yang masih terasa, Menristekdikti Mohamad Nasir hadiri Halalbihalal keluarga besar Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa (26/6). Halalbihalal yang diadakan di gedung Prof. Wuryanto tersebut mengambil tema “Harmoni Silaturahmi Merekat NKRI”.

Menurut Rektor Unnes Fathur Rokhman, halalbihalal kali ini dilaksanakan untuk merekatkan silaturahim satu sama lain dan menjadi ajang untuk sama-sama kembali kepada fitrah.

“Kita banyak belajar tentang keikhlasan dan kepedulian. Saatnya kita saling membangun kembali kefitrahan Unnes menjadi kampus yang harmoni. Apalagi kita secara tidak sadar juga mungkin di media sosial, ada yang menimbulkan kericuhan. Saatnya saling berjabat tangan,” jelasnya di hadapan sekitar 750 civitas Unnes.

Nasir yang didapuk sebagai pemberi tausiah/hikmah halalbihalal mengatakan bahwa halalbihalal adalah budaya asli Indonesia, keaslian dari bangsa Indonesia, bukan hanya menjadi milik muslim, tetapi milik bangsa.

“Budaya halalbihalal merupakan bentuk silaturahim, didalam silaturahim pasti ada simbol cinta dan kasih. Cinta dan kasih untuk seluruh alam. Dengan adanya cinta kasih tersebut, pasti menjadi harmoni, jauh dari kata saling memusuhi,” terangnya.

Nasir jelaskan bahwa sejak dahulu sudah dikatakan bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman. Dengan begitu Nasir katakan kita wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya yakin keluarga besar Unnes pasti cinta tanah air. Tumbuhkan rasa toleran, cinta alam, harmoni akan muncul, cinta tanah air akan tumbuh. Ini rangkaian paling penting. Jadilah pemimpin yang baik. Jadilah pemimpin yang dapat dicontoh orang lain dengan baik,” tutupnya. (DZI)

Galeri