Jayapura – Kunjungan kerja Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir ke Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura mendapat sambutan hangat dari para mahasiswa dan dosen Perguruan Tinggi setempat. Selain memberikan kuliah umum di Auditorium Kampus Abepura, Menristekdikti juga menyempatkan diri meninjau kondisi kampus Fakultas Kedokteran Uncen dan berdialog langsung dengan para mahasiswa dan dosen di Fakultas Kedokteran.

Kehangatan para mahasiswa dan dosen Uncen Jayapura sudah ditunjukkan sejak Nasir tiba di Bandara Sentani Jayapura. Begitu turun dari pesawat, rombongan disambut dengan tarian tradisional asal Biak, yakni Tari Wor yang dipersembahkan para mahasiswa Fakultas Teknik Uncen. Dalam acara penyambutan ini,  Nasir mengikuti ritual penginjakan piring yang disaksikan langsung oleh Rektor Uncen Onesimus Sahuleka.

Setelah memberikan kuliah umum di Auditorium Kampus Abepura,  Nasir melanjutkan peninjauan lapangan ke kampus Fakultas Kedokteran Uncen. Dalam peninjauan ini Nasir didampingi oleh Rektor Uncen Onesimus Sahuleka,  Dirjen Kelembagaan Iptekdikti Patdono Suwignjo, Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Nada Marsudi.

Kedatangan Nasir ke kampus Fakultas Kedokteran Uncen tersebut disambut para dosen dan dekan. Mereka mengantar Nasir melihat berbagai fasilitas, baik itu laboratorium, ruang dekan  maupun ruang kuliah. Yang menarik, ketika Nasir meninjau ruang kuliah, para mahasiswa Fakultas Kedokteran sedang mengikuti proses kuliah. Tak aneh, kehadiran Nasir ini membuat terkejut para mahasiswa.

Pada kesempatan ini, Nasir menyampaikan beberapa pesan penting terkait kebijakan perkuliahan di Fakultas Kedokteran.

Nasir berharap, para mahasiswa Fakultas Kedokteran Uncen bisa ikut berpartisipasi dalam peningkatan pelayanan kesehatan di daerah Papua setelah lulus dari bangku kuliah nanti. Walau masa kuliah mahasiswa kedokteran diperpanjang hingga 11 tahun, Menristekdikti meminta para mahasiswa untuk menyelesaikan kuliah secepatnya. “Kalau bisa 7 tahun saja sudah selesai,” ujarnya. (Sutrisno/bkkp)