Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada kunjungan kerjanya di Kabupaten Lamongan melakukan Ceramah Motivasi serta Peletakan Batu Pertama Universitas Bilfath, Lamongan (08/04). Di depan ratusan peserta didik yayasan Pondok Pesantren Al-Fattah, Nasir mendukung serta berharap agar pembangunan Universitas Bilfath nantinya dapat segera menampung anak didik menjadi mahasiswa.

“Sebagai masyarakat sudah seharusnya mengembangkan pendidikan tinggi menjadi lebih baik dan berkualitas. Calon mahasiswa pun harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.

Menteri Nasir juga menambahkan sebagai Universitas yang berkualitas, yang pertama harus ditekankan pada masalah kompetensi serta bagaimana kompetensi yang dimiliki itu mampu diimplementasikan di dunia atau di masyarakat. Sebaliknya, Jika pendidikan tinggi tersebut tidak bisa diimplementasikan di masyarakat, artinya ilmu tersebut bisa dikatakan kurang bermanfaat.

Hadir juga Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Abdul Halim yang pada sambutannya mengajak seluruh warga Provinsi Jawa Timur untuk bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pendidikan. “Perlunya upaya yang serius dalam meningkatkan anggaran untuk pendidikan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Fattah, KH Abdul Majid mengatakan suksesnya Pondok Pesantren Al-Fattah ditandai dengan pendirian Universitas yang diberi nama Universitas Bilfath. Dia mengajak semua pihak untuk mendukung program ini dan berharap semua lulusan peserta didik di lingkungan Pondok Pesantren Al-Fattah dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi di Universitas Bilfath.

Menristekdikti juga mengharapkan kampus ini kedepan akan menjadi kampus berkelas dunia dan dapat memberi banyak manfaat untuk Negeri ini. (hns/bkkp)

Galeri