Tangerang – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) jalin kerja sama dengan Korea International Cooperation Agency (KOICA) atas nama Pemerintah Republik Korea untuk mengembangkan generasi muda di Indonesia yang menjadi tanggung jawab Kemenristekdikti dalam mengembangkan SDM Indonesia.

“Penandatanganan Implementing Arrangement ini sangat bermanfaat bagi pengembangan SDM di Indonesia khusunya di bidang IPTEK dan inovasi,” ujar Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik Kemenristekdikti Nada Marsudi, disela-sela acara Joint Coordinating Commitee World Friends KOICA Volunteers Program 2017 di Hotel Grand Tulip, Kota Tangerang, Jumat (8/12).

Nada Marsudi juga menjelaskan, sebelumnya kerja sama ini telah berjalan untuk bantuan volunteers (relawan) dari Korea di bidang pengajaran bahasa Korea saja, maka dari itu, dirinya berharap dengan kerja sama yang baik ini dapat menambahkan tenaga ahli dari Korea di bidang IPTEK dan inovasi juga.

“Kita semua tahu, Korea sangat maju dalam bidang tersebut, saya berharap kerja sama ini dapat berpengaruh positif untuk pengembangan SDM di Indonesia kedepannya terutama dalam bidang Science Technology Park (STP), teknik, ekonomi kreatif, dan pendidikan tinggi vokasi dengan tenaga ahli langsung dari Korea dalam mengajarkan berbagai pengalamannya,” tambahnya.

Selain itu, bentuk kerja sama yang tengah dikembangkan yaitu KOICA akan terus mengirimkan volunteers (relawan) ke Indonesia dengan tujuan mendorong perkembang SDM Indonesia yang berkualitas, dimana dalam teknis pelaksanaannya di fasilitasi oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI).

“Melalui penandatanganan ini, kedepannya, Kemenristekdikti akan bekerja sama lebih erat dengan KOICA untuk mengembangkan generasi muda di Indonesia yang menjadi tanggung jawab Kemenristekdikti untuk mengembangkan SDM Indonesia,” tutup Nada.

Hadir juga dalam acara ini, Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri Republik Indonesia (Kemensetneg) Rika Kiswardani, Kepala Pusat Fasilitas Kerja Sama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) Nelson Simanjuntak, dan Country Director KOICA Indonesia Oh Gi Youn. (Ard/wks)