Siaran Pers Kemenristekdikti
Nomor: 85/SP/HM/BKKP/V/2019

Universitas Indonesia (UI) saat ini memiliki gedung baru yang akan berfungsi sebagai pusat riset ilmu sosial dan ilmu politik dengan nama Gedung Mochtar Riady Social and Political Research Center. Gedung yang dibangun di lokasi Gedung C Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI yang terbakar pada 2014 lalu ini dibangun sejak 2016 ini diresmikan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir pada Kamis (2/5) yang bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional.

Menristekdikti berterima kasih kepada Mochtar Riady atas dukungan penuh membangun gedung baru ini. Dia juga meminta kepada Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis agar dapat mengoptimalkan gedung baru ini di bidang riset.

“Mudah-mudahan yang dilakukan Pak Mochtar bisa menginspirasi para konglomerat yang lain membangun kampus di Indonesia menjadi lebih baik. Tidak hanya Universitas Indonesia, mungkin universitas lain yang ada di Indonesia, akan mendapatkan bantuan yang sama seperti yang dilakukan Pak Mochtar di Universitas Indonesia. Para konglomerat kita juga cukup banyak. Mudah-mudahan mereka punya hati yang sama,” ungkap Menristekdikti di Gedung Mochtar Riady Social and Political Research Center di Kampus UI Depok.

Nasir mengharapkan UI dapat lebih banyak meneliti aspek sosial dari teknologi melalui Mochtar Riady Social and Political Research Center ini, termasuk riset yang berkaitan dengan pembayaran melalui aplikasi telepon genggam.

“Contoh yang terjadi di Tiongkok, Alipay yang dikembangkan Jack Ma mengubah tatanan pasar. Dulu sistem pembayaran selalu bagaimana membayar melalui uang tunai, sudah berubah menjadi kartu kredit, sudah berubah lagi tidak pakai itu semuanya. Dampaknya apa pada masyarakat, kita jarang lakukan riset,” ungkap Nasir.

Dalam kesempatan yang sama, Pendiri Lippo Group Mochtar Riady yang pernah terpilih menjadi Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UI Periode 2002 – 2007 ini mengungkapkan turut membangun Universitas Indonesia yang berkontribusi besar bagi Indonesia adalah tugas dari semua warga negara, termasuk dirinya sendiri.

“UI ini suatu kebanggaan bagi bangsa Indonesia. Perkembangan UI ini menjadi tugas dan kewajiban setiap warga negara Indonesia. Saya sangat berterima kasih kepada pihak UI, yang memberikan kesempatan kepada saya untuk berpartisipasi mengembangkan UI ini. Semoga dengan kesempatan ini, bisa menular ke seluruh kolega di Indonesia, sama-sama ikut membangun pendidikan tinggi,” ungkap Mochtar Riady.

Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis mengungkapkan Mochtar Riady Social and Political Research Center akan banyak berkolaborasi dengan pusat penelitian dari disiplin ilmu lain di UI dalam menganalisis berbagai masalah di Indonesia.

“Kalau (riset) monodisiplin yang per fakultas atau individu dari waktu ke waktu banyak kita hasilkan publikasi, sekitar tiga ribuan tapi yang kita ingin galakkan ke depan itu yang multidisiplin dan interdisiplin, agar suatu permasalahan itu bisa didekati dari berbagai ilmu sehingga tuntas, dari sosialnya, dari engineeringnya, dari sainsnya, dari kesehatan. Misalnya FKUI yang berkolaborasi dengan KPU untuk mengevaluasi mengapa banyak yang meninggal itu juga prosesnya tidak hanya dari bidang kesehatan saja, sosialnya juga,” ungkap Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis.

Setelah peresmian Gedung Mochtar Riady Social and Political Research Center, masih dalam rangka Hardiknas, sembilan perguruan tinggi negeri (PTN) menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Universitas Terbuka (UT) untuk mengambil mata kuliah online dari UT yang akan diberikan kepada para mahasiswa dari sembilan PTN masing-masing. Kesepakatan ini ditandatangani oleh rektor dari masing-masing PTN.

Sembilan PTN yang bekerja sama dengan UT ini mencakup Institut Pertanian Bogor (PTB) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Negeri Malang (UM) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Politeknik Negeri Madiun (PNM), Politeknik Negeri Bandung (Polban).

Turut hadir dalam peresmian ini, Pendiri Lippo Group Mochtar Riady, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim, Staf Ahli bidang Akademik Paulina Pannen, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Muhammad Dimyati, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufran Mukti, Direktur Kemahasiswaan Didin Wahidin, Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis, Rektor Universitas Terbuka Ojat Darojat, Rektor Institut Pertanian Bogor Arif Satria, Rektor Institut Teknologi Sumatera Ofyar Zainuddin Tamin, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta Sutrisna, Rektor Universitas Negeri Semarang Fathur Rokhman, Rektor Universitas Negeri Makassar Husain Syam, Rektor Universitas Negeri Malang Budi Eko Suetjipto, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha I Nyoman Jampel, Direktur Politeknik Negeri Madiun Fajar Subkhan, Direktur Politeknik Negeri Bandung Rachmad Imbang, para pejabat Eselon II, III , IV di lingkungan Kemenristekdikti serta tamu lainnya dan para mahasiswa Universitas Indonesia.


Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik

Please follow and like us:
0