Siaran Pers Kemenristekdikti
Nomor : 126/SP/HM/BKKP/VII/2019

Sidikalang – Dalam rangka menghadapi era Revolusi Industri 4.0 mutu sumber daya manusia harus terus didorong dan ditingkatkan melalui pendidikan tinggi untuk meningkatkan daya saing perguruan tinggi.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan untuk meningkatkan daya saing kita harus mendorong sumber daya manusianya menjadi lebih baik dan membangun Techno Park. Hal tersebut disampaikan Menristekdikti saat memberikan kuliah umum di Gedung Balai Budaya Kabupaten Dairi, Sidikalang pada Jumat (12/7).

“Dairi memiliki potensi sumber daya alam pertanian yang bagus, namun sumber daya manusianya yang belum mendukung dengan baik. Oleh karena itu jika akan dibangun Techno Park, harus ada perguruan tinggi yang bisa mendukung terhadap Techno Park itu,” ungkap Nasir.

Selain itu Nasir juga mendorong Sidikalang untuk tingkatkan potensinya di bidang perkebunannya seperti yang sudah terkenal saat ini yaitu Kopi Sidikalang.

“Kopi Sidikalang jangan hanya dikonsumsi di Sidikalang saja karena tidak akan ada artinya, tidak ada nilai tambah bagi masyarakat Sidikalang dan Kabupaten Dairi. Oleh karena itu bagaimana produk ini bisa kita jual keluar Dairi. Sehingga perlu adanya suatu teknologi yang harus kita berikan melalui pendidikan tinggi nanti,” tutur Nasir.

Sementara itu Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0, kebijakan pembangunan Kabupaten Dairi kini diarahkan kepada pembangunan SDM dan sarana-prasarana pendukung.

“Hal itu guna mendukung pemanfaatan kemajuan teknologi untuk peningkatan produktivitas,” ujar Eddy.

Kabupaten Dairi saat ini tengah merintis proyek pengembangan sains dan teknologi, yaitu Dairi Techno Park.

“Proyek ini memanfaatkan lokasi Taman Rekreasi Sidikalang dan diharapkan Menristekdikti mendukung anggaran untuk proyek ini,” tambah Eddy.

Selain itu, Eddy memohon dukungan untuk pendirian perguruan tinggi baru, sekaligus pemberian beasiswa kepada anak-anak di Kabupaten Dairi, khususnya yang berada di pelosok.

Penabalan Marga Angkat Untuk Menristekdikti

Pada kesempatan yang sama Menristekdikti ditabalkan menjadi marga Angkat. Penabalan tersebut dilakukan oleh para pemuka adat dari sejumlah marga di Kantor Bupati Dairi dan dihadiri masyarakat di daerah itu.

“Saya sangat senang diangkat menjadi bagian keluarga besar Angkat. Dengan kata lain, saya mempunyai keluarga di Sumatera Utara,” ujar Menristekdikti

Nasir mengaku ditabalkannya dirinya sebagai bagian dari keluarga merupakan suatu kehormatan bagi dirinya. Marga Angkat merupakan salah satu marga di suku Pakpak yang mendiami wilayah Dairi.

Kepala Marga Angkat Seluruh Indonesia, Abdul Angkat, mengatakan pihaknya merasa senang dengan prakarsa dari Bupati Dairi untuk memajukan pendidikan di kabupaten itu. Salah satu upayanya mengajak Menristekdikti turut berperan membangun daerah itu.

“Makanya kita tabalkan bapak menteri menjadi bagian dari marga Angkat,” pungkas Abdul.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Sekretaris Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti Agus Indarjo, Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kemal Prihatman, Rektor Universitas Negeri Medan Syawal Gultom, Kepala LLDIKTI Wilayah 1 Dian Armanto, Wakil Rektor 3 Universitas Sumatera Utara Mahyuddin, Direktur Politeknik Negeri Medan M.Syahruddin, perwakilan Gubernur Sumatera Utara, Wakil Bupati Dairi, Wakil Bupatu Tapanuli Utara, serta tamu undangan lainnya. (HS)

Please follow and like us:
29