Bertepatan dengan hari pahlawan, sebanyak 124 perguruan tinggi se-Indonesia berkompetisi menampilkan kreativitas dan inovasi dalam ajang Ekspo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) ke-IX yang mengangkat tema “Penguatan Wirausaha Mahasiswa Indonesia melalui Techno-sociopreneurship menghadapi Revolusi Industri 4.0”. Ekspo KMI merupakan ajang pertemuan mahasiswa wirausaha se-Indonesia yang telah dibekali dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap atau jiwa wirausaha.

Para mahasiswa tersebut adalah agent of change yang dapat mengubah pola pikir (mindset) mahasiswa lainnya dan masyarakat pada umumnya dari pola pikir pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) yang berpotensi menjadi pengusaha sukses dan tangguh dalam menghadapi tantangan persaingan bisnis global.

Direktur Kemahasiswaan Didin Wahidin mengatakan KMI merupakan salah satu ajang untuk meningkatkan daya saing inovasi perguruan tinggi.

“Kegiatan Ini merupakan upaya Pemerintah untuk merangsang inovasi dan jiwa kewirausahaan anak bangsa, khususnya di perguruan tinggi,” ujar Didin saat membuka KMI ke-IX di IPB Dramaga, Bogor, Sabtu (10/11).

Didin menambahkan bahwa masih minimnya semangat kewirausahaan di Indonesia harus disikapi dengan baik, agar Indonesia dapat bersaing di tingkat global. KMI merupakan salah satu program Kemenristekdikti yang diselenggarakan setiap tahun untuk menumbuhkan bibit wirausaha muda di perguruan tinggi.

Didin menjelaskan bahwa Ekspo KMI ini selain bertujuan untuk menggelorakan semangat kewirausahaan melalui kompetisi bisnis dari berbagai program kewirausahaan yang telah dilakukan oleh berbagai perguruan tinggi, Ekspo KMI juga sebagai forum bagi pengusaha muda perguruan tinggi untuk dapat membangun kerjasama dan jaringan dengan berbagai pengusaha lain di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Rektor IPB Arif Satria mengatakan IPB akan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan minat kewirausahaan pada mahasiswa.

“Pertama kita sudah melakukan upaya peningkatan minat kewirausahaan yang terancang, kita lakukan langkah-langkah secara institusi,” ungkap Arif.

Arif mengemukakan pada awal 2018, IPB melakukan pemetaan untuk mengetahui mahasiswa yang punya bakat dalam bidang bisnis.

“Dari pemetaan yang sudah dilakukan itulah nantinya akan kita salurkan ke program lanjutannya,” tutur Arif.

Selain ekspo, dalam KMI ke-IX ini juga digelar berbagai kegiatan diantaranya KMI award, sarasehan pemimpin perguruan tinggi, sarasehan mahasiswa, student entrepreneurship network, talkshow kewirausahaan, bazar UMKM dan tur keliling kota.

Berbagai produk inovasi dan kreatifitas mahasiswa ditampilkan, mulai dari kursi terbuat dari limbah botol plastik, sablon, aneka makanan, hingga teh olahan dari kulit kopi.

Turut hadir pada acara ini Ketua Pelaksana KMI Syarifah Iis Aisyah, Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Ditjen Belmawa Ismet Yus Putra, serta civitas akademika lainnya.

 

 

Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik
Kemenristekdikti