Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) merupakan momen untuk menumbuhkan kembali semangat berinovasi. Momen ini juga menjadi ajang bagi ITS untuk memamerkan hasil riset dan inovasi terbaiknya. Bersama ratusan perguruan tinggi lain di Indoesia, ITS memamerkan riset terbaiknya dalam gelaran RITECH Expo, Kamis (10/8).

Dalam pameran hasil riset dan teknologi ini, ITS mendirikan tiga stan yakni satu stan untuk ITS secara keseluruhan, “serta dua stand untuk GESITS (skuter listrik karya ITS) dan Laboraturium mekatronika Departemen Teknik Mesin ITS,”¬† ungkap Rektor ITS,
Prof Ir Joni Hermana MSc ES.

Penelitian terbaru yang dipamerkan di stand ITS diantaranya penelitian tentang pembuatan paving dari bahan baku limbah batu bara oleh Dr Eng Januarti Jaya Eka Putri ST Mt, desain Mass Rapid Transportation (MRT) untuk Kota Palembang oleh Dr Agus Windarto. Serta inovasi tangan buatan untuk tunadaksa karya dosen Departemen Desain Produk Industi, Djoko Kuswanto ST.

Selain tiga karya tersebut, juga terdapat banyak riset dan dan inovasi lain yang dibuat oleh dosen dari berbagai departemen ITS. “Mumpung, harteknas adalah momen yang tepat untuk melihat laju pengembangan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi di Indonesia,” jelas pria yang akrab disapa Joni ini.

Sedangkan stand Gesits ramai oleh masyarakat dan awak media yang penasaran dengan skuter pertama yang dibuat Indonesia ini. Stand Gesits memamerkan perkembangan terbaru skuternya sebelum berencana melakukan produksi masal pada tahun 2018 mendatang.

Joni mengungkapkan tema khusus dari Hakteknas kali ini adalah tentang kemaritiman. Namun lebih luas, Hakteknas adalah tentang semangat berinovasi. “Sehingga hasil inovasi dari bidang apapun merupakan hal yang penting untuk dikenalkan ke masyarakat,” ungkapnya.

Menurut orang nomor satu di ITS ini, Hakteknas merupakan saat tepat untuk memperkenalkan produk dan teknologi terbaru dari ITS kepada masyarakat. “Supaya kita bisa membuktikan ITS benar-benar institusi teknologi,” pungkasnya. (HUMAS ITS)