Sebanyak 70 guru SMP bidang studi IPA di Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengikuti pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Sains yang diselenggarakan oleh PP-IPTEK pada hari Senin, 17 September 2018. Kegiatan pelatihan ini merupakan kerjasama antara PP-PTEK dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Jawa Timur melalui Musyawarah Kepala-Kepala Sekolah (MKKS) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPA di Kab. Jombang. Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Jombang, Budi Nugroho dan Direktur PP-IPTEK, Syachrial Annas.

Pusat Peragaan Iptek (PP-IPTEK) merupakan unit dibawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang berperan dalam upaya pembudayaan iptek masyarakat, khususnya para generasi muda Indonesia melalui kegiatan-kegiatan sains yang interaktif dan menghibur. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh PP-IPTEK adalah pelatihan bagi guru-guru IPA atau sains dari tingkat dasar hingga menengah se-Indonesia.

Pelatihan guru sains atau IPA di Kabupaten Jombang diselenggarakan oleh PP-IPTEK dalam rangka kegiatan Science For All (SFA) yang pada tahun 2018 telah dilakukan di beberapa provinsi lainnya. Materi pelatihan kali ini dibawakan oleh Dr. Hendra Suryanto sebagai narasumber dengan menggunakan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics). Sebagai pelengkap materi, tim PP-IPTEK juga membawakan pertunjukan-pertujukan sains yang melibatkan para peserta dan menginspirasi.

Syachrial Annas mengatakan misi PP-IPTEK adalah memperkenalkan iptek sejak usia dini agar anak-anak muda Indonesia tertarik dengan sains dan tumbuh menjadi generasi muda Indonesia yang bisa menciptakan produk-produk inovatif dan menjadikan Indonesia maju ke kancah internasional. Melalui kegiatan seperti ini diharapkan guru-guru di Jombang dapat melahirkan anak-anak Indonesia yang kreatif dan inovatif serta membuat pandangan generasi muda saat ini bahwa belajar IPA atau sains suatu hal yang menyenangkan.

Menyambut apa yang disampaikan Syachrial Annas tadi, Budi Nugroho selaku Kepala Dinas Pendidikan Kab. Jombang juga mengajak para peserta pelatihan untuk sama-sama menyemangati diri sendiri bahwa suatu hal yang sesulit apapun dapat bermetamorfosis menjadi hal yang menyenangkan. Seiring dengan hasil workshop ini, Budi Nugroho berharap terciptanya suasana yang menyenangkan bagi anak-anak dan agar mereka hanyut dalam teori-teori pada kenyataan yang dapat dinikmati dan menimbulkan keceriaan dengan media-media yang disiapkan oleh PP-IPTEK.

Salah satu misi kegiatan SFA diselenggarakan di Kabupaten Jombang tutur Syachrial Annas sejak PP-IPTEK berdiri tahun 1991 sudah lahir dan berkembang 23 science center di Indonesia, namun di Provinsi Jawa Timur belum mempunyai science center yang berdiri sendiri. Oleh karena itu dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat menginisiasi pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendirikan sebuah science center suatu hari. Melalui pendirian science center di Jawa Timur menjadi salah satu media dalam memeratakan pendidikan hingga ke daerah. Semangat pemerataan pendidikan hingga ke daerah, khususnya Jombang juga diharapkan oleh Budi Nugroho agar masyarakat Jombang juga mempunyai kesempatan dan layanan yang sama dalam mendapatkan pendidikan. (Humas PP-IPTEK)