Keselamatan  dan  Kesehatan  Kerja yang merupakan kepanjangan dari K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan  melindungi  keselamatan  dan  kesehatan  tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja (PP 50 Tahun 2012). Tujuan K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja. K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi lingkungan kerja. K3 cukup penting bagi moral, legalitas dan finansial pada sebuah perusahaan/organisasi. Semua organisasi atau perusahaan memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain yang terlibat tetap berada dalam kondisi aman sepanjang waktu. Penerapan Keselamatan  dan  Kesehatan  Kerja (K3) makin hari semakin tidak dapat ditawar lagi. Agar penerapan K3 di perusahaan atau laboratorium berhasil, diperlukan personil-personil yang memiliki pemahaman dan kompetensi mengenai penerapan K3. Untuk itu, diperlukan pelatihan-pelatihan yang sesuai bagi para personil yang akan ditempatkan sebagai penanggung jawab K3, yang sunguh-sungguh memahami mengenai prosedur dan implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), ungkap Uray Endang Manajemer PEDP Politeknik Negeri Pontianak saat memberikan laporan kegiatan pelatihan K3 bagi dosen dilingkungan Polnep.

Tujuan pelatihan Keselamatuan dan Keehatan Kerja (K3) adalah untuk memberikan bekal kepada peserta pelatihan untuk dapat menerapkan prinsip K3 di bengkel kerja atau laboratorium dan menghasilkan Asesor K3 bersertifikat BNSP yang kompeten. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam 2 tahap, pertama pelatihan selama 2 hari (20 jam) dan kedua dilakukan pengujian selama 1 hari, ujarnya. Pelaksanaan kegiatan diikuti 25 orang dari 8 Jurusan yang ada di Politeknik Negeri Pontianak.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Pontianak H. Muh. Toasin Asha, mengatakan bahwa hampir semua kegiatan Jurusan memerlukan keselamatan kerja (K3). Oleh karenanya, saya berharap pelatihan K3 ini diikuti secara tuntas sampai selesai. Dan ini merupakan kesempatan emas bagi dosen yang dapat diaplikasikan dalam ilmu masing-masing serta dapat meningkatkan jumlah sumber daya manusia di Politeknik Negeri Pontianak yang memiliki pemahaman dan kemampuan menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang bersertifikasi  BNSP.

Kegiatan pelatihan keselamatan kerja (K3) dimulai dari tanggal 14 sampai 16 November 2018 di ruang seminar Jurusan Akuntansi. Dan sebagai narasumber kegiatan ini Bapak Muslikh
Riza Asesor berasal dari BNSP dan 1 orang dari Polban (Bapak Budi Santoso).

(Erwandi – Pranata Humas Muda)