Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro melakukan diversifikasi terhadap produk kopi, sebagai salah satu produk Unggulan di Temanggung. Hal ini terlihat dalam Bejen Expo di Bukit Kembang Arum Temanggung, Selasa (14/8) pagi.

Expo ini merupakan kegiatan puncak 14 desa stand, tujuan expo sbg wadah mahasiswa bagaimana mahasiswa memamerkan potensinya masing-masing sehingga dinas terkait dapat melihat potensi program unggulan dari desa. Koordinator KKN  Bagas Andriyanto mengatakan bahwa mahasiswa KKN melakukan beberapa program unggulan diantaranya pendampingan Wanawisata Desa Kemuning, Masker kopi di desa bejen.

“Berdasarkan hasil survey yang dilakukan selama seminggu setelah penurunan mahasiswa KKN TIM II UNDIP di Kec. Bejen, mahasiswa kkn undip yang berkesempatan untuk mengabdi di desa Bejen mendapati bahwa kopi menjadi potensial utama pertanian yang ada walaupun di dukung oleh hasil pertanian lain seperti cengkeh, cabai, jambu dan lain lain” ujar Bagas.

“Pengolahan hasil kopi yang dilakukan selama ini masih sebatas dalam bentuk biji saja tanpa ada pengolahan dalam bentuk lain.”

“Melihat potensi ini, mahasiswa kkn undip di desa Bejen melihat sebuah peluang untuk menciptakan nilai tambah dari kopi itu sendiri.”

“Mahasiswa kkn undip kemudian membuat sebuah resolusi yaitu dengan menciptakan masker kopi yang diberi label Bmask Coffee (Bejen masker kopi).”

“Mahasiswa kkn undip terlebih dahulu memberikan sosialisasi mengenai kopi serta manfaat nya, serta pelatihan tentang tata cara pengolahan biji kopi menjadi bubuk kopi dan langkah-langkah pengaplikasianya menjadi masker wajah,” imbuhnya.

sumber: https://www.undip.ac.id/language/id/archives/10117