Kualitas lulusan Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) tak hanya diakui secara lokal dan nasional, tetapi juga secara internasional. Hal ini disampaikan, Ir HM Toasin Asha MSi, Direktur Polnep dalam Yudisium Prodi D3 Teknik Sipil dan Prodi S1 Terapan Perencanaan Perumahan dan Pemukiman, Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Polnep, di Hotel Mercure, Senin, 27 Agustus 2018.

Saya apresiasi sekali, terima kasih pada bu kajur. Teknik Sipil ini jurusan paling tinggi mobilitasnya dari delapan jurusan di Polnep. Paling pertama juga yang lakukan yudisium. Termasuk prestasi mahasiswanya membanggakan, tidak hanya di lokal, kita sudah dipercaya di tingkat internasional,” ujarnya Direktur Politeknik Negeri Pontianak.

Tambahnya, tema hari kemerdekaan kemarin, kerja kita prestasi bangsa. Di sini, kerja kita prestasi Polnep. Apapun yang kita lakukan berdampak bagi kejayaan lembaga ini.” Ia meminta, civitas akademika Polnep jangan pernah meras tidak berbuat, karena sekecil apapun perbuatannya, dapat menjadi penggerak Polnep. Ia juga berharap, sebagai Jurusan Teknik Sipil bisa melahirkan generasi milenial yang kuat menghadapi tantangan jaman.

Ketua Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan mengungkapkan, kalau kita tidak bisa membaca tantangan jaman, bisa tergilas. Selain keahlian dan keilmuan, setiap alumni dilengkapi surat keterangan pendamping ijazah, sertifikat kompetensi. Adik-adik juga harus menguasai teknologi informasi, kemampuan team work, dan komunikasi,” katanya. Indah Rosanti SST MT, Ketua Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Polnep menyampaikan, yudisium diikuti 132 lulusan; 68 dari D3 Teknik Sipil dan 64 dari S1 Terapan Perencanaan Perumahan dan Pemukiman. “Lulusan kami sangat diakui dunia kerja, dalam tahun nol saja sudah 35 persen lulusan kerja di jasa konstruksi dan pengawas,” ujarnya.

Selain ijazah, lulusan juga mendapat sertifikat pendamping kompetensi. Dalam yudisium kali ini, Indah juga memberikan penghargaan bagi mahasiswa berprestasi baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. IPK rata-rata lulusan mereka pun meningkat dari sebelumnya, yaitu rata-rata IPK 2,99 naik drasti ke rata-rata IPK 3,16 dan 3,27. Ini prestasi tinggi. Untuk D3 dan S1 Terapan, kami terima akreditasi ‘B’. Meski sama dengan sebelumnya, akreditasi ‘B’ kami kali ini nilainya lebih tinggi. Ini karena mahasiswa dan lulusan kami diakui ditingkat lokal, nasional, dan internasional,” katanya.

Para lulusan Jurusan Teknik Sipil akan diwisuda oleh Direktur Polnep pada 20 September 2018. Menurutnya, secara kompetensi para lulusan sudah diberikan bekal yang cukup, termasuk tambahan sertifikat pendamping selain ijazah. Polnep sudah bekerjasama dengan Kementerian PUPR, LPJK, BUMN, dan BNSP untuk lebih meningkatkan kompetensi lulusannya.

Lulusan kami siap bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain di Indonesia, bahkan negara lain. Sekarang kembali ke masing-masing lulusan, bagaimana mereka membawa diri di luar jasa konstruksi,” tutupnya.