Dumai, Riau – Perjalanan inovasi Katalis ITB yang dikembangkan bersama dengan Pertamina telah memberi hasil yang signifikan yakni dapat merubah struktur kimia Minyak Sawit menjadi Green Diesel yakni bahan bakar Solar Nabati berkualitas di atas Pertadex Plus. Dengan pencapaian hasil seperti ini Pertamina optimis dapat memenuhi supply bahan bakar solar ke seluruh wilayah Indonesia dengan mutu berstandard Euro 4.

Optimisme ini sangat beralasan karena kinerja katalis yang diuji selama lebih dari sepuluh hari di unit PL-1 dan DHDT RU II Kilang Pertamina Dumai telah mampu menghasilkan bahan bakar diesel berkualitas menuju standard Euro 4. Kebahagiaan tersebut diungkapkan Nandang Kurnaedi General Manajer Pertamina RU II Dumai dalam sambutannya disaat menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Ristek Dikti tanggal 14 Maret 2019 dalam rangka melihat lebih dekat proses pengujian di lapangan sebenarnya kinerja dari katalis karya inovasi ITB dan Pertamina yang mendapatkan supporting pendanaan inovasi Kementerian Ristek Dikti sejak tahun 2017 hingga 2019.

Hasil capaian yang menggembirakan ini menjadikan Kementerian Ristek Dikti berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi ITB dan Pertamina dalam 5 tahun ke depan terkait inovasi dan produksi katalis untuk menghasilkan bahan bakar nabati jenis lainnya, seperti Avtur Nabati dan Gazolin Nabati sebagaimana disampaikan oleh Santosa Yudo Warsono Direktur Inovasi Industri yang hadir mewakili Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Ristek Dikti.

Keberhasilan ITB dan Pertamina didalam inovasi Katalis sudah tentu akan berdampak menstabilkan harga pasaran sawit dunia, mengingat Indonesia adalah produsen sawit terbesar di dunia dimana bila harga pasar dunia turun maka hasil panen sawit akan diserap untuk produksi bahan bakar nabati di dalam negeri.

Please follow and like us:
0