(Jakarta, 07/08/2018) Deputi Pendayagunaan Teknologi Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Hendig Winarno, menawarkan pemanfaatan teknologi nuklir untuk mengatasi permasalahan pendangkalan Danau Sentani kepada Pemerintah Daerah Papua. Hal ini disampaikan Hendig pada kunjungan kerja bersama Komisi VII DPR RI di Provinsi Papua, Selasa (31/07).

Beberapa hal yang menjadi topik diskusi selama kunjungan kerja antara lain pelestarian danau Sentani yang saat ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beternak ikan menggunakan keramba dan masih banyaknya sampah. Kondisi ini menurut Hendig, perlu segera ditindaklanjuti dengan berbagai inovasi teknologi agar danau Sentani terlihat lebih indah dan dioptimalkan pemanfaatannya.

Itulah yang mendasari Hendig menawarkan teknologi nuklir yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi pendangkalan danau dengan menggunakan teknologi nuklir. “Saya mencoba menawarkan ke pemerintah daerah Papua, inovasi teknologi nuklir untuk mengetahui sumber mata air, kemungkinan kebocoran danau, dan persoalan sedimentasi danau,” tambahnya.

Selain itu, Hendig juga mengenalkan produk BATAN lainnya berupa varietas padi  Sidenuk kepada Pemerintah Daerah untuk dicoba ditanam di daerah Papua. Varietas padi hasil penelitian BATAN dengan menggunakan teknologi nuklir ini telah banyak dikenal masyarakat karena selain rasanya yang enak, berasnya pulen, juga produktivitasnya yang tinggi yakni kisaran 8-9 ton per hektare.

Sampai saat ini, memang belum ada payung kerja sama antara BATAN dengan pemerintah daerah Papua, namun menurut Hendig, dengan diberikan contoh produk pertanian berupa varietas padi Sidenuk, diharapkan masyarakat Papua lebih mengenal BATAN dan dapat menyebarluaskan benih tersebut lebih luas lagi.

Pada kesempatan terpisah, Hendig menyempatkan bertemu dengan salah satu anggota DPRD Kabupaten Timika dari Partai Kebangkitan Bangsa, Hadi Wiyono. Pada pertemuan tersebut, Hadi Wiyono mengatakan, dirinya mempunyai program penanganan masalah terkait dengan pendangkalan danau. Menurutnya, teknologi nuklir sangat cocok untuk diterapkan dalam mengatasi masalah yang telah diprogramkan.

Hendig menyambut baik apabila teknologi nuklir dapat dimanfaatkan untuk mengatasi persoalan pendangkalan danau. Dengan diaplikasikannya teknologi nuklir di masyarakat, Hendig berharap, masyarakat lebih mengenal pemanfaatan teknologi nuklir bukan hanya sebagai senjata, namun lebih bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan kerja ini merupakan agenda rutin Komisi VII DPR RI yang bertujuan untuk melihat perkembangan program pemerintah di wilayah Papua. Selain para anggota komisi VII DPR RI, kunjungan ini juga diikuti oleh para pimpinan di Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Kementerian, dan Badan Usaha Milik Negara terkait. (Pur)

sumber: http://www.batan.go.id/index.php/id/kedeputian/manajemen/hhk/4719-batan-tawarkan-teknologi-nuklir-atasi-masalah-pendangkalan-danau-sentani-papua