Saya ucapkan selamat kepada wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di PDD Polnep Kapuas Hulu, ujar Direktur  H. Muh. Toasin Asha mengawali sambutannya.  Diungkapkannya, wisuda pertama PDD Polnep Kapuas Hulu yang berjumlah 218 orang terdiri dari Diploma 3 Prodi Teknik Sipil sebanyak 71 orang, Prodi Budidaya Perikanan sebanyak 73 orang dan Diploma 3 Prodi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan sebanyak 74 orang.

Wisuda yang digelar di aula DPRD Kapuas Hulu, Selasa, 23 Oktober 2018 dihadiri Bupati Kapuas Hulu M. Nasir dan Direktur Pengembangan Kelembagaan Diktir Ir. Ridwan, M.Sc, Direktur lebih jauh mengungkapkan bahwa penyelenggaraan PDD Polnep Kapuas Hulu didasari surat ijin penyelenggaraan yang dikeluarkan Kemenristekdikti nomor : 451/M/KP/VII/2015 tanggal 27 Juli 2015. Berkat komitmen yang tinggi dari Pemda Kabupaten Kapuas Hulu di bawah kepemimpinan M. Nasir terhadap penyelengaraan PDD Polnep berjalan dengan lancar. Salah satu komitmen Pemda diantaranya menyediakan gedung perkuiahan dan pemberian dana hibah untuk operasional proses pembelajaran. Yang hasilnya bisa kita saksikan hari ini diwisudanya mahasiswa lulusan angkatan pertama. Keberhasilan ini juga tentunya tidak terlepas dari  peran serta semua pihak yang telah memberikan dukungannya termasuk para pimpinan SKPD Kabupaten Kapuas Hulu, pihak industry dan dunia usaha di Kabupaten Kapuas Hulu.

Direktur Politeknik Negeri Pontianak juga menjelaskan, sebagai komitmen Pemda Kabupaten Kapuas Hulu telah disediakan lahan kampus seluas 10 Ha, tahun ini (2018) telah dimulai pembangunan fisik gedung perkuliahan dan laboratorium secara bertahap sesuai kemampuan anggaran yang tersedia. Oleh karenanya, sangat berharap adanya bantuan dari Kemenristekdikti sehingga harapan masyarakat Kapuas Hulu sebagai daerah 3T dan berbatasan langsung dengan Negara Malaysia untuk mempunyai perguruan tinggi (Politeknik) sencara mandiri segera terealisasi, ujarnya berharap.

Direktur H. Muh. Toasin menjelaskan bhawa kehadiran PDD Polnep di Kabupaten Kapuas Hulu secara langsung akan memberikan dampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peningkatan IPM Kapuas Hulu. Disamping itu, kehadiran PDD Polnep Kapuas Hulu merupakan bentuk nyata kerjasama Polnep dengan Pemda Kabupaten Kapuas Hulu dalam membuka dan memperkuat akses perguruan tinggi masuk ke daerah-daerah pelosok sehingga akan meningkatkan angka partisipasi kasar.

Persaingan global saat tidak cukup mengandalkan sumberdaya alam saja tanpa dukungan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karenanya, peningkatan tingkat pendidikan masyarakat menjadi sangat penting. Jika sumber daya alam yang kita miliki dikelola sumber daya manusia yang berkualitas, maka produk hasil pengelolaan sumber daya alam akan mempunyai nilai tambah yang sangat tinggi. Sumber daya manusia yang berkualitas tidak lagi dilihat sebagai human resources semata , tetapi lebih dari itu menjadi human capital sebagai asset yang akan memberikan solusi-solusi (to provide solutions) pada berbagai  permasalahan yang dihadapi.

Dalam kesempatan itu, Direktur Politeknik Negeri Pontianak  H. Muh. Toasin Asha mengingatkan para wisudawan untuk mengimplementasikan dan mengamalkan ilmu dan kompetensinya secara profesional dan penuh tanggungjawab. Dia juga mengingatkan para wisudawan, sebagai alumni Politeknik Negeri Pontianak harus menjadi agen perubahan bangsa dengan bekerja keras, tulus dan ikhlas serta senantiasa menjujung tinggi nilai-nilai kejujuran dan berdisiplin tinggi, ujarnya.

Dia juga mengingatkan kepada wisudawan, tantangan zaman yang saudara hadapi kedepan sangat jauh berbeda dibandingkan pada masa 5 – 10 tahun yang lalu. Saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0 menggantikan era industri 3.0. Era Revolusi Industri 4.0 biasa juga disebut Era Revolusi Digital atau Era Disrupsi Teknologi.

Menghadapi revolusi industri 4.0, kita harus memperkuat literasi lama yang hanya mengandalkan baca, tulis, dan matematika dengan literasi baru, yaitu: Data Literation, Technology Literation dan Human Literation. Literasi Data merupakan kemampuan untuk membaca, menganalisis dan menggunakan informasi dari Big Data dalam dunia digital. Literasi Teknologi merupakan kemampuan untuk memahami sistem mekanika dan teknologi dalam dunia kerja, seperti coding dan Artificial Intellegence (kecerdasan buatan), serta prinsip-prinsip teknik rekayasa. Sedangkan Literasi Manusia merupakan sisi kemanusiaan, komunikasi dan desain kreatif. Ketiga literasi baru ini perlu dikuasai oleh semua lulusan perguruan tinggi. Industri  4.0 membutuhkan  tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam literasi digital, literasi teknologi, dan  literasi  manusia.  industri  4.0  sebagai  fase  revolusi  teknologi  mengubah  cara beraktifitas  manusia  dalam  skala,  ruang  lingkup,  kompleksitas,  dan transformasi dari pengalaman hidup sebelumnya. Manusia bahkan akan hidup  dalam  ketidakpastian  (uncertainty)  global,  oleh  karena  itu manusia harus memiliki kemampuan untuk memprediksi masa depan yang  berubah  sangat  cepat. Untuk menghadapi tantangan zaman ini, para lulusan perguruan tinggi harus memiliki Stock of Knowledge yang tinggi atau hard skills berupa keahlian khusus sesuai bidang keilmuan dan soft skills berupa kemampuan komunikasi, kemampuan adaptasi/fleksibilitas, kerjasama tim (tim work), tingkat kepekaan, motivasi, etika, attitude, serta daya inovasi dan kreativitas yang memadai.

Jumlah mahasiswa aktif di PDD Polnep Kapuas Hulu tahun akademik 2018/2019 berjumlah 693 orang, sementara jumlah dosen 43 orang dan tenaga kependidikan sebanyak 33 orang dan tenaga keamanan 13 orang. Direktur juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi khususnya proses pembelajaran di PDD Polnep Kapuas Hulu telah berjalan dengan tertib dan lancar baik perkuliahan teori maupun pelaksanaan praktik/pratikum serta praktek kerja lapangan. Bahkan kata dia, prestasi mahasiswanya baik akademik maupun non akademik tidak kalah dengan mahasiswa di kampus utama. Bahkan beberapa mahasiswanya ikut kegiatan even nasional Poseni Poltek se-Indonesia dan berhasil mempersembahkan mendali.

Direktur Politeknik Negeri Pontianak H. Muh. Toasin Asha menyadari masih terbatasnya sarana dan prasarana pembelajaran sehingga masih belum memuaskan para mahasiswa, namun secara maksimal sudah dilakukan terutama dalam pelayanan terbaik kepada seluruh mahasiswa. Atas nama pimpinan, dosen beserta seluruh karyawan Politeknik Negeri Pontianak menyampaikan permohonan maaf atas segala keterbatasn tersebut. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua wisudawan yang telah mempercayakan institusi Politekni Negeri Pontianak sebagai tempat putra-putrinya menimba ilmu dan meningkatkan keterampilannya serta pengembangan diri. Dan terima kasih kepada para dosen, para instruktur/abora dan tenaga administrasi yang telah mendidik dan melayani mahasiswa sehingga mereka dapat diwisuda. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kapuas Hulu, Wakil Bupati, Sekda dan pimpinan dan Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, para pimpinan dunia usaha dan industry dan tokoh masyarakat/adat serta segenap lapisan masyarakat yang telah berkontribusi dan ikut andil dalam penyelenggaraan PDD Polnep Kapuas Hulu, ujarnya mengakhiri sambutan.

Sementara itu, Bupati Kapuas Hulu M. Nasir mengapresiasi kepada Polnep yang telah berhasil mengantarkan para mahasiswa PDD Polnep Kapuas Hulu mengakhiri pendidikannya dan diwisuda. Saya yakin yang diwisuda hari ini akan mampu memberikan inovasi terbaik bagi Kabupaten Kapuas Hulu, terutama membantu Pemda dalam menghadapi setiap permasalah yang ada. Sumber daya alam di Kapuas Hulu banyak, maka potensi untuk membangun Kapuas Hulu yang maju dan sejahtera sangat memungkinkan, ujarnya. Nasir sependapat bahwa menjadi PNS tentu menjadi keinginan, namun dia berharap agar lulusan PDD Polnep Kapuas Hulu mampu berdikari serta menciptakan lapangan usaha, setelah tiga tahun bergelut dengan ilmu di kampus. Saatnya ilmu yang di dapat diaplikasikan, ujarnya. Bupati Kapuas Hulu mengatakan bahwa optimis terhadap keberadaan PDD Polnep Kapuas Hulu terus maju, karena dilihat dari tiga tahun terakhir perkembangan kampus cukup signifikan. Hal ini dilihatnya bahwa antusias mahasiswa yang ingin mendaftar masuk kuliah cukup tinggi. Formasi penerimaan mahasiswa hanya 200  orang lebih, tapi yang mendaptar lebih 400 orang. Gedung yang ada saat ini belum mampu untuk menampung lebih banyak, ungkapnya. Namun berkaitan dengan operasional tidak masalah, kita pemerintah daerah komitmen mendukung, tegasnya.

Nasir mengungkapkan, keberadaan perguruan tinggi di daerah sangat membantu masyarakat meningkatkan pendidikan yang lebih tinggi dan tidak perlu ke kota besar atau ke Pontianak. Makanya bagi pemerinah daerah pendidikan di daerah menjadi prioritas dan ditingkatkan, kalau tidak IPM Kapuas Hulu tertingga dari daerah lain, ungkapnya. M. Nasir mengaku bangga karena banyak prestasi yang ditoreh para wisudawan PDD Polnep Kapuas Hulu di angkatan pertama ini baik akademik maupun non akademik. Sebagai wujud penghargaan pemerintah daerah siap menerima sebagai tenaga kontrak. Ini sekaligus sebagai motivasi, sehingga IP yang belum tercapai bisa lebih semangat lagi, ucap Bupati.