Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mendapat kunjungan kehormatan dari Duta Besar Indonesia untuk Meksiko, Yusra Khan beserta delegasi. Beliau disambut langsung oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, di Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta (27/4).

Kunjungan kehormatan tersebut dilakukan dalam rangka mengkoordinasikan upaya KBRI dalam peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Meksiko di bidang riset, teknologi, dan pendidikan tinggi, khususnya mengenai  potensi kerja sama antar perguruan tinggi, pertukaran peneliti, guru besar, dan berbagai peluang beasiswa pendidikan tinggi. Pada kesempatan ini, Menristekdikti didampingi oleh Sekretaris Jenderal, Ainun Na’im; Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti, Patdono Suwignjo; Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, Muhammad Dimyati; Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti, Ali Ghufron Mukti;  Staf Khusus Menristekdikti,  Abdul Wahid Maktub; serta Nada Marsudi, Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik.

Dubes Yusra Khan menyampaikan keinginannya untuk mempromosikan pendidikan tinggi  Meksiko ke Indonesia untuk menumbuhkan minat sekolah ke Meksiko dengan memanfaatkan beasiswa yang ditawarkan oleh Meksiko dan negara yang berbatasan langsung dengan Meksiko seperti Salvador, Guatemala, dan Belize.

“Program pertukaran pelajar telah terjadi tetapi sangatlah sedikit, dan kurangnya pertukaran tenaga pengajar dan researcher,” ujar Yusra Khan.

Yusra Khan juga menginformasikan kerja sama inkubator bisnis antara perguruan tinggi Indonesia-Meksiko yang saat ini sedang dijajaki bersama sejumlah perguruan tinggi di Indonesia seperti ITB, IPB, dan UNPAD. Yusra Khan menyarankan untuk membuat pusat kajian perguruan tinggi yang terkemuka di Meksiko, karena Meksiko merupakan sentral untuk negara latin. Perguruan tinggi di Meksiko pada umumnya memiliki program studi yang bersinergi dengan kebutuhan industri, yang membuat mereka kuat dalam produksi manufaktur seperti pesawat terbang, alat-alat kesehatan, dan alat-alat elektronik.

Menristekdikti beserta para Dirjen menyambut baik hal tersebut. Menristekdikti menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan kerja sama pendidikan vokasi. Dirjen Patdono juga menambahkan untuk mengembangkan kerja sama Science Techno Park (STP). Menristekdikti dan Dubes Yusra Khan berharap agar ke depannya hubungan antara Indonesia dan Meksiko dapat dipererat melalui kerja sama di bidang riset, teknologi dan pendidikan tinggi. (wsn,ma/bkskp)

Galeri