YOGYAKARTA – Dalam rangka perluasan dan peningkatan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dan Department of State Amerika Serikat bertemu dalam forum Joint Commission Meeting on Science and Technology (JCM on S&T) yang diselenggarakan di Yogyakarta, pada 14-15 November 2016.

JCM on S&T merupakan forum pertemuan bilateral berkala antara Indonesia dan Amerika Serikat untuk melakukan diskusi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Tahun ini merupakan pertemuan ke-3 JCM on S&T RI-Amerika Serikat di mana Kemenristekdikti menjadi tuan rumah. Pertemuan terakhir forum tersebut dilaksanakan pada tahun 2014 di Washington D.C., Amerika Serikat.

Sekretaris Jenderal, Prof. Ainun Na’im, dan Acting Principal Deputy Assistant Secretary of Bureau of Oceans and International Environmental and Scientific Affairs, Caryn McClelland, memimpin bersama JCM on S&T RI-Amerika Serikat ke-3 ini.

Tema yang diangkat dalam JCM on S&T kali ini meliputi: (1) Data/Science for Decision Making, (2) Enhancing Joint Collaboration, dan (3) Science Funding. Prof. Ainun Na’im mencatat sejumlah isu penting yang perlu digali lebih lanjut oleh Indonesia dan Amerika Serikat, seperti promoting young entrepreneurship, climate change, maritime, agriculture, health dan open data. Prof. Ainun Na’im juga mengatakan bahwa Kemenristekdikti sepakat untuk menyelesaikan masalah  perijinan penelitian, meningkatkan mobilitas peneliti dan mahasiswa, serta menetapkan gugus tugas untuk membuat rincian action plan serta waktu pelaksanaannya.

Caryn McClelland menyampaikan langkah-langkah kerja sama ke depan yang mungkin dilaksanakan oleh kedua negara, seperti membentuk joint study group, menggali keterlibatan masyarakat dalam pertanian, membangun kolaborasi antara Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), mencari kemungkinan kolaborasi riset emisi, mengadakan workshop dan joint funding dalam ranah biodiversity, sosial budaya atau bahasa, serta saling berbagi pengalaman dalam manajemen hibah/pendanaan.

JCM on S&T ke-3 Indonesia-Amerika Serikat turut dihadiri oleh sejumlah pejabat Kemenristekdikti dan instansi lainnya seperti Kementerian Luar Negeri, Balitbang Pertanian, Balitbang Kesehatan, LIPI, BMKG, DIPI, IPB, UGM, dan Universitas Kristen Duta Wacana. Rangkaian kegiatan JCM dilanjutkan dengan cultural excursion ke Candi Borobudur dan site visit ke PT. AINO Indonesia. (wsn/kskp)

Galeri