PIH UNAIR – “Saya secara pribadi berharap agar kedatangan Duta Besar Amerika Serikat untuk RI ke UNAIR (Universitas Airlangga) bisa mendukung kerja sama, tak hanya dalam bidang pendidikan tetapi juga penelitian dan pengabdian masyarakat,” tutur Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak.

Hal itu disampaikan oleh Prof. Nasih dalam menyambut kedatangan delegasi Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat untuk Republik Indonesia yang dipimpin oleh Duta Besar Joseph R. Donovan, Rabu (1/3). Pertemuan dengan delegasi Kedubes AS untuk RI dilangsungkan di Aula Kahuripan 301, Gedung Kahuripan UNAIR. Para delegasi Kedubes AS untuk RI ditemui oleh jajaran pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan UNAIR.

Kedatangan delegasi Kedubes AS untuk RI dianggap sebagai peluang bagi para tamu yang hadir untuk mempererat kolaborasi pendidikan antar kedua negara. Dalam pertemuan tersebut, Prof. Nasih menyampaikan bahwa UNAIR tengah ditarget oleh pemerintah RI untuk menembus peringkat 500 perguruan tinggi top dunia. Untuk mengarah ke sana, maka diperlukan banyak program kerja sama pendidikan dengan luar negeri.

Saat ini, kerja sama internasional yang sudah dijalin UNAIR dengan perguruan tinggi di Amerika Serikat antara lain Universitas Rhode Island, Universitas Northwestern, dan Universitas Northern Illinois. Bidang kerja sama yang dijalin adalah pendidikan dan riset seperti pertukaran mahasiswa dan staf, serta kolaborasi penelitian dan publikasi. Untuk itu, Prof. Nasih mengharapkan agar ada kolaborasi di bidang pengabdian masyarakat antar kedua negara.

Pendiri komunitas Gerakan Peduli Ibu dan Anak Sehat (Geliat) UNAIR, Dr. Ni Nyoman Anita Damayanti, drg., M.Kes, yang juga hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa ia dan sivitas akademika UNAIR kini tengah mengembangkan komunitas untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Surabaya.

Program tersebut direspon secara positif oleh Donovan. Donovan yang menjabat sebagai Dubes AS untuk RI sejak 28 September 2016 itu mengatakan, bahwa gagasan untuk menyelamatkan ibu dan generasi berikutnya merupakan hal yang penting. Oleh karena itu, pihaknya tak segan untuk mendukung gerakan komunitas yang telah bekerja sama dengan UNICEF sejak tahun 2015.

Selain mengadakan pertemuan dengan pimpinan, Dubes AS untuk RI dan delegasi juga mengunjungi American Corner di Perpustakaan Kampus B dan memberi kuliah tamu yang berjudul United States of America and Indonesia Partnership, Tackling Global Challenges with Global Education yang dihadiri para mahasiswa.

“Terima kasih atas kerjasama yang sudah dijalin antara UNAIR dan perguruan tinggi di Amerika Serikat. Terima  kasih juga sudah mendirikan American Corner di UNAIR. Ini (American Corner) adalah sarana yang tepat bila mahasiswa atau siapa pun ingin mencari tahu tentang Amerika Serikat,” tutur Donovan.