Dosen Politeknik Negeri Pontianak menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bagi Kelompok Wanita Tani Mulya Abadi di Dusun Karya Mulya, Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Kegiatan tersebut dibiayai oleh Kementerian Riset, Teknologi,dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui skim Hibah Program Kemitraam Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2018.

 

Tim PKM terdiri dari multi disiplin ilmu, yaitu Jurusan Administrasi Bisnis dan Teknologi Pertanian dari Politeknik Negeri Pontianak. Ketua pelaksana kegiatan Dr. Sri Syabanita Elida SE MM. Anggotanya terdiri dari Saniah STP MP, Iwan Rusiardy STP MSi, Ledy Purwandani STP MSc, dan Fenny Imelda, STP MSi.

 

Kegiatan digelar selama satu hari, Sabtu, 28 April 2018 pada Aula Desa Jeruju Besar.

Kegiatan ini melibatkan Forum Silahturahmi (Forhati) Kubu Raya dan desa binaanya, yaitu Desa Jeruju Besar.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini, komoditi yang diangkat adalah singkong dan pisang. Ini merupakan komoditi unggulan Desa Jeruju Besar. Komoditi ini akan diolah menjadi beberapa produk yang bernilai jual yaitu: tepung singkong, tepung pisang, brownies, cupcake dan mie. Adapun brownis, cupcake, serta mie terbuat dari ke dua tepung tersebut,” jelas Elida.

 

Ia menambahkan, tujuan dari kegiatan PKM antara lain: (1) Peningkatan sumberdaya manusia, khususnya Ibu-ibu kelompok wanita tani Mulya Abadi yang diketuai oleh Sakila, dalam keterampilan mengolah tepung singkong dan tepung pisang menjadi produk brownies, cupcake dan mie. (2) Peningkatan kemampuan peserta dalam berwirausaha, menentukan harga jual, dan mempromosikan produk dalam rangka peningkatan ekonomi keluarga.

 

Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan, ibu-ibu di Dusun Karya Mulya, khususnya Kelompok Wanita Tani Mulya Abadi untuk membuka usaha baru berbahan baku potensi lokal, yaitu singkong dan pisang; sehingga ke depannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.

 

Sekretaris Desa Jeruju Besar, Agus Hernudin, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan tidak hanya berhenti disaat pelatihan saja, tapi dapat terus dilanjutkan dikemudian hari sehingga alat yang telah disumbangkan untuk modal usaha dapat lebih bermanfaat. Apa lagi di daerah Jeruju Besar tanaman singkong dan pisang sangat banyak dan masyarakat belum memaksimalkan hasilnya untuk diolah menjadi makanan yang bernilai ekonomi tinggi.

 

Sementara itu, Imanah SPdi mewakili Gusti Meilani Sisilia ST, Ketua Forhati Kubu Raya mengatakan, kelanjutan dari kegiatan ini adalah bagaimana mendistribusikan produk yang nantinya dihasilkan dan tindak lanjut kegiatan ini. Dan Forhati akan terus membantu dalam tidak lanjut tersebut.

 

Kegiatan ini juga dihadiri oleh empat orang mahasiswa program Internships di Jurusan Teknologi Pertanian dari IUT Perancis. Mereka sangat tertarik dengan kegiatan yang dilaksanakan, serta produk yang dihasilkan sangat enak dan menarik.

(mde/ser/Erwandi-Pranata Humas Muda)