Pelatihan Asesor yang diselenggarakan mulai hari ini dari tanggal 02 sampai 07 April, sebagai pimpinan mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja keras para tim PEDP maupun LSP yang melaksanak kegiatan ini, yang sumber anggarannya dari ADB-LOAN 2928-INO, ungkap Direktur mengawali sambutannya. Sebagai pimpinan Polnep mengapresiasi kesungguhan dan keseriusan bapak/ibu para dosen yang bersemangat mengikuti pelatihan asesor ini walaupun harus meninggalkan keluarga. Apa lagi saya lihat peserta mulai dari senior sampai yunior dan ini menunjukkan bahwa kita (Polnep) senantiasa menjalin komunikasi dan silaturahmi yang sangat baik dari senior maupun yunior, ungkapnya.

Pelatihan asesor cukup berat, semoga bapak dan ibu selama mengikuti pelatihan ini selalu sehat, ujarnya. Jika bapak dan ibu menjadi asesor skema kompetensi, sehingga pelaksanaan kompetensi di masing-masing jurusan dengan skema yang dibuat bisa dilaksanakan di tahun 2018, harapnya. Direktur menegaskan bahwa lembaga akan mengupayakan untuk menspot kegiatan anggaran untuk memperkuat tim  asesor di setiap jurusan. Kehadiran bapak dan ibu pada kegiatan pelatihan assessor ini, telah menunjukkan komitmennya terhadap lembaga ini, ujarnya mengakhiri sambutan.

Manajer PEDP Uray Endang dalam laporannya mengungkapkan, dari 232 orang dosen hanya sekitar 20% yang telah memiliki sertifikat asesor kompetensi, sehingga diperlukan pelatihan asesor kompetensi dalam bentuk in house training sehingga jumlah peserta yang bias mengikuti pelatihan lebih banyak dan jumlah dosen yang memiliki sertifikat kompetensi pada Politeknik Negeri Pontianak meningkat. Lanjut dia, tujuan dilaksanakannya kegiatan Training Pelatihan Asesor Kompetensi adalah untuk meningkatkan kompetensi lulusan melalui peningkatan jumlah asesor kompetensi pada LSP P1 Politeknik Negeri Pontianak. Peserta kegiatan ini adalah dosen yang berjumlah 24 orang yang ada pada Politeknik Negeri Pontianak, ungkapnya. Narasumber pelatihan Asesor Kompetensi berasal dari BNSP.

(Erwandi – Pranata Humas Muda)