UNAIR NEWS – Berbagai gebrakan dan langkah untuk menjadi kampus 500 dunia terus dilakukan oleh Universitas Airlangga. Salah satunya dengan melakukan dan meningkatkan kolaborasi bersama berbagai perguruan tinggi di dunia. Kali ini, melalui Airlangga Global Engagement (AGE), UNAIR bersama 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jawa Timur melakukan dan menyepakati berbagai kerja sama dengan 5  institusi pendidikan tinggi di Australia Barat.

Dihubungi UNAIR NEWS via whatsApp, Direktur Eksekutif AGE UNAIR Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Dra., M.Si., mengatakan bahwa kunjungannya ke Perth, Australia Barat, pada tanggal 7 hingga 9 Maret 2018 memiliki berbagai tujuan. Selain sebagai bentuk tindak lanjut atas pertemuan Western Australia-East Java Universities Consortium (WEAJUC) yang dilangsungkan di UNAIR pada 27 September tahun lalu, kunjungan tersebut juga bertujuan untuk mempererat kolaborasi antar kedua pihak.

“Intinya, program yang dikerjasamakan merupakan program PTN di Jawa Timur dan universitas di Autralia Barat yang kesemuanya mendukung kegiatan masing-masing provinsi,” ungkap Prof. Nyoman. “Karena salah satu pemrakarsa kegiatan ini adalah Pemerintan Provinsi,” imbuhnya.

Perihal kerja sama yang dilakukan, Prof. Nyoman menambahkan bahwa ada tiga aspek utama yang menjadi inti dari upaya kolaborasi dan kerja sama tersebut. Ketiganya meliputi kerja sama program gelar ganda, academic mobility, dan joint research serta publikasi.

“Untuk itu, peta kekuatan bidang riset di berbagai PTN di Jatim telah disusun dan disesuaikan dengan program riset di berbagai PT di Australia Barat. Kesemua itu juga turut menunjang berbagai program di Pemprov Jatim,” terangnya.

Selanjutnya, selain peningkatan kerja sama, kunjungan selama dua hari itu juga melangsungkan pertemuan yang membahas 3 program kerja sama. Ketiganya meliputi peningkatan sumber daya, kesehatan, dan keamanan.

Pada akhir, selain melangsungkan diskusi dengan menyapakati berbagai kerja sama, Prof. Nyoman bersama tim juga berkunjung Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Perth, Australia Barat. Menurut Prof. Nyoman, pihak KJRI sangat mendukung penuh program sister province yang melibatkan berbagai PTN ternama di Jawa Timur itu.

“Selain itu, kami juga melakukan pertemuan dengan Wali Kota Perth. Pihak setempat juga sangat mendukung penuh kerja sama yang kami jalin, khususnya untuk academic collaboration,” pungkasnya. (PIH UNAIR)