JAKARTA – Penandatanganan Letter of Intent (LoI) Regarding Research, Technology and Higher Education (RTHE) Cooperation antara RI dan Armenia, membuka babak baru kerja sama di bidang riset dan pendidikan tinggi. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, dan Menteri Luar Negeri Armenia, Edward Nalbandian melakukan seremonial penandatanganan dokumen LoI tersebut di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada hari Selasa (1/11).

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi mengatakan bahwa penandatanganan LoI RTHE tersebut merupakan wujud kerja sama people-to-people contact dalam rangka mengembangkan dan memperkuat kerjasama riset dan pendidikan tinggi di antara kedua negara.

By having a strong relation on the people-to-people contact, it will really facilitate our effort to strengthen the bilateral relation between our two countries.” ujarnya.

Menlu Retno Marsudi juga menambahkan bahwa saat ini, terdapat 2 (dua) orang pelajar Armenia yang menggunakan beasiswa dari pemerintah Indonesia.

Selain LoI RTHE, terdapat penandatanganan 2 (dua) Memorandum of Understanding (MoU) lainnya, yaitu MoU Perjanjian Bebas Visa dan MoU Saling Kerja Sama antar Kementerian Luar Negeri yang ditandatangani oleh kedua Menlu.

Baik Menlu maupun Menristekdikti yakin bahwa dengan ditandatanganinya ketiga dokumen kerja sama tersebut, hubungan bilateral Indonesia dan Armenia akan menjadi lebih baik lagi. (wsn/kskp)

Galeri