Semarang – Menteri Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menghadiri acara Pengukuhan Muliaman Darmansyah Hadad, S.E., MPA., Ph.D sebagai Guru Besar Dosen Tidak Tetap Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Sabtu (13/1).

Muliaman Darmansyah Hadad merupakan ahli dalam tiga bidang sekaligus, yang mana ketiga bidang ini saling berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan bisnis. Untuk itu, Nasir berbangga hati karena memiliki guru besar yang sangat mumpuni dalam bidangnya.

“Hal ini patut kita syukuri karena beliau ahli dalam tiga bidang sekaligus yaitu bidang perbankan, bidang perencanaan strategis, dan bidang transformasi organisasi,” paparnya.

Nasir mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat ini perlu diimbangi dengan strategi dan inovasi. Ia mengungkapkan bahwa hal ini perlu diantisipasi agar perekonomian negara kita tidak tertinggal.

“Harapan saya kedepan kita harus antisipasi perkembangan yaitu masalah teknologi yang berkembang pesat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Menristekdikti Nasir berharap dengan kehadiran Muliaman Darmansyah Hadad yang memperkuat barisan akademisi, UNDIP akan lebih cepat menjadi World Class University dan lebih siap memasuki era disruptif.

Pada pidatonya Muliaman Darmansyah Hadad menyampaikan beberapa strategi serta jalan yang perlu ditempuh demi menjaga stabilitas dan pertumbuhan perekonomian Indonesia. (TJS)

Galeri