SIARAN PERS

No : 115/SP/HM/BKKP/VII/2018

 

Yogyakarta, 12 Juli 2018

Diawali Lafaz Basmallah, ayat suci Al-Qur’an dilantunkan dari Auditorium Universitas Negeri Yogyakarta, UNY (12/7). Khotmil Qur’an – Nusantara Mengaji bersama Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, kali ini diikuti oleh 2000 Hafidz dari seluruh nusantara.

Menteri Nasir berharap dengan mengkhatamkan Al-Qur’an bersama-sama, bangsa Indonesia mendapat lindungan dari Allah S.W.T., menjadi bangsa yang berdaulat, maju, dan rukun antar sesama. “Tujuan utamanya adalah damai dan hidup rukun antar sesama umat beragama. Agar sumber daya manusia kedepan berkualitas dan mampu bersaing di kelas dunia. Mudah-mudahan dengan membaca Al Qur’an bersama kita mendapat syafaat untuk kedamaian, untuk semua umat manusia bukan hanya umat islam,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Nasir juga menyampaikan ajakan agar umat Islam, terutama civitas akademika kampus agar senantiasa menjaga toleransi dan membawa kebaikan bagi sesama manusia.

“Ar-Rahman, Ar-Rahim berasal dari kata dasar yang sama, yaitu “Rahima” yang artinya cinta. Islam mengajarkan rahmatan lil alamin, yaitu cinta dan kasih kepada sesama umat manusia, kepada lingkungan. Apabila ada orang yang mengaku Islam namun berbuat kerusakan, maka itu bukan cerminan Islam,”ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNY Sutrisna Wibawa mengatakan, kegiatan ini selain dihadiri seluruh sivitas akademika Universitas Negeri Yogyakarta, juga diikuti oleh dan disiarkan langsung melalui ‘teleconference’ kepada 12 Perguruan Tinggi se-Indonesia yang tergabung dalam Nusantara Mengaji.

“Kami harap nanti bapak Menteri dapat menyapa 12 Perguruan Tinggi yang malam ini bergabung dengan Nusantara Mengaji bersama UNY, InshaAllah kami siap secara teknologi,” ucapnya.

Usai Kampus Nusantara Mengaji, Menristekdikti menyaksikan pementasan sendratari Ramayana yang merupakan kolaborasi dari Unit Kegiatan Mahasiwa UNY. Rektor UNY turut mengundang biro perjalanan lokal dan manajemen perhotelan di Yogyakarta, dengan harapan dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menyaksikan pementasan tradisional yang dimiliki oleh UNY.

Pada kesempatan tersebut Penyair Senior Taufik Ismail yang pernah mendapatkan gelar Honoris Causa dari UNY dalam bidang Sastra Indonesia, menyumbangkan buku kumpulan puisi karyanya yang diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Beliau berharap karya tulisnya dapat bermanfaat baik bagi staf pengajar maupun mahasiswa UNY.

Pada acara tersebut hadir Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti Muhammad Dimyati, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti Ali Ghufron Mukti, Direktur Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Didin Wahidin, Penyair Senior Taufik Ismail, Ketua Koordinator Kopertis Wilayah V serta Pimpinan Perguruan Tinggi se-Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.

 

Dwi Rizqa Ananda
Biro Kerjasama Dan Komunikasi Publik
Kemenristekdikti

Galeri