Manggarai Barat – Siapa sangka ternyata seorang Menteri juga bisa bergaya santai dan casual. Lihatlah Mohamad Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Dengan gaya yang santai, Mohamad Nasir coba berjalan menyusuri pantai di sela kunjungan kerjanya ke daerah Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (7/4).

img-20170407-wa0074

“Baju boleh warna pink, tapi topi dan langkah harus tetap warna loreng,” ujarnya sambil tertawa dan menikmati pemandangan pantai nan indah.

Nasir baru saja selesai melakukan sosialisasi pembibitan sapi unggul dengan metode IB Sexing di Kabupaten Manggarai Barat. Hal ini menurutnya, agar sapi-sapi lokal di Indonesia tidak kalah pamor dari sapi-sapi yang diimpor dan didatangkan dari luar Negeri. “Yah, kita harus majukan terus lah pembibitan sapi ini, agar tidak kekurangan pangan, dan kedaulatan pangan bisa kita capai,” tutur Nasir sambil lihat ke langit sore Labuan Bajo.

Sambil berjalan Nasir ungkapkan bahwa dirinya amat menyukai keindahan alam Indonesia. “Ini salah satunya, siapa yang tidak tahu Labuan Bajo? Pantai menawan, pulau yang indah, apalagi dekat dengan Pulau Komodo, salah satu warisan dunia, yah sejenak bisa menikmati keindahan Labuan Bajo disini dulu lah,” ungkapnya santai.

Nasir sambil duduk di tepi pantai mengungkapkan bahwa potensi-potensi daerah seperti ini yang masih memerlukan inovasi bila daerah ingin berkembang lebih maju lagi. “Contohnya tanah disini subur, bagus sekali untuk pertanian dan peternakan, saya sedang kerja sama dengan Bupati mengenai penanaman bibit padi Sidenuk BATAN, padi gogo LIPI, Jagung Madura, dan sperma sapi IB Sexing, inovasi seperti ini harus diterapkan di daerah,” tuturnya.

Sesaat sambil memandang matahari yang akan tenggelam Nasir pun katakan akan siap membantu Pemerintah Daerah yang akan bekerja sama dengan Kemenristekdikti untuk pengembangan inovasi. “Pemerintah pusat dan daerah itu harus seiring sejalan, saling bantu, inovasi itu bukan hanya milik pusat, tapi inovasi itu milik semua, bahkan banyak sekarang lahir putra-putri daerah yang inovatif dalam berbagai bidang. Saya yakin ini jadi akan jadi nilai tambah untuk setiap daerah,” pungkas Nasir sambil bergegas kembali ke penginapan setelah matahari terbenam. (DZI)