[Unpad.ac.id, 9/01/2017] Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Batalyon  II Universitas Padjadjaran meraih prestasi di Pekan Integrasi Nasional Yudha Manunggal Chakti yang diselenggarakan oleh Menwa Batalyon 041 Indra Buana Universitas Riau, 12-16 Desember 2016 lalu. Pada kegiatan tersebut, Menwa Unpad meraih Juara II Lomba Menembak, Juara III Lomba Halang Rintang, dan Juara Harapan I Lomba Essai.

Tiga anggota Menwa Unpad yang meraih prestasi di Pekan Integrasi Nasional Yudha Manunggal Chakti yang diselenggarakan oleh Menwa Batalyon 041 Indra Buana Universitas Riau, 12-16 Desember 2016 lalu. *

Tahun ini, Menwa Unpad diwakili oleh Heri Santoso (Fakultas Peternakan 2013), Ilman Khoirul Umam (Fakultas Ilmu Budaya 2014), dan Fahrul Rozi (Fakultas Pertanian 2014). Para peserta tersebut terpilih karena dinilai memiliki kemampuan yang baik, termasuk dari segi fisik, jiwa, dan sikap.

Ditemui di Ruang Humas Unpad, Gedung Rektorat Unpad, Jatinangor, Senin (9/01), Heri mengungkapkan bahwa Pekan Integrasi Nasional Yudha Manunggal Chakti digelar oleh Menwa Universitas Riau setiap dua tahun sekali. Pada kompetisi yang digelar dua tahun lalu, Menwa Unpad berhasil meraih Juara Umum. Meski tahun ini tidak berhasil mempertahankan gelar Juara Umum, Heri mengaku bangga atas perolehan prestasi timnya ini.

“Bangga karena bisa bawa nama Unpad di kancah nasional. Jadi Menwa Unpad lebih dikenal,” ungkap Heri yang bertindak sebagai Ketua Regu Menwa Unpad di kompetisi tersebut.

Pekan Integrasi Nasional Yudha Manunggal Chakti  terdiri dari empat kategori lomba yang diikuti secara beregu, yaitu Lomba Menembak, Lomba Halang Rintang, Lomba Essai, dan Lomba Napak Tilas. Kompetisi ini diikuti oleh para anggota Menwa di sejumlah perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Setiap regu/perguruan tinggi, terdiri dari 3 anggota Menwa.

menwaunpad-unri3Heri menjelaskan, di Lomba menembak, masing-masing anggota regu memperoleh 5 peluru untuk menembak lesan, dengan 3 peluru untuk menambak dengan posisi tiarap dan 2 peluru untuk posisi duduk.  Tim dengan poin paling banyak, berhak menjadi pemenang.

Sementara untuk Lomba Halang Rintang, para peserta diminta untuk melalui 20 jenis halangan dan rintangan yang telah disediakan, seperti panjat dinding, merayap, melompat, dan sebagainya. “Pokoknya tentang ketangkasan dan kecepatan seorang prajurit,” ujar Heri.

Diungkapkan Heri, sejumlah kompetisi tingkat nasional lain pun seringkali diikuti oleh Menwa Unpad. Selain itu, Menwa Unpad juga aktif melakukan berbagai kegiatan termasuk terlibat dalam sejumlah agenda internal Unpad. Kedepannya, Heri berharap kemampuan anggota Menwa Unpad akan semakin meningkat. *

Laporan oleh: Artanti Hendriyana / eh

sumber: http://www.unpad.ac.id/2017/01/menwa-unpad-catat-prestasi-di-pekan-integrasi-nasional-yudha-manunggal-chakti-universitas-riau/