Washington DC – Suara angklung lamat-lamat terdengar di kelas Bahasa Indonesia Semester Kedua Universitas Yale Amerika Serikat, Februari, (2017).

Menandai dimulainya Program Bahasa dan Kebudayaan yang dilaksanakan kampus itu. Kegiatan yang di komandani oleh Tricia Sumarijanto ini memasuki tahun kedua pelaksanaan program Kantor Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington DC di Universitas Yale ini.

Salah satu program yang disajikan agar pelajaran Bahasa Indonesia ini menarik adalah dengan mengajak mahasiswa bermain musik angklung.

Sambil bermain angklung para siswa ini diberikan materi pelajaran bahasa, pengetahuan umum geografis dan budaya Indonesia, sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup dan penuh semangat. Penamaan angklung dengan pulau-pulau di Indonesia juga menambah informasi atau pengetahuan bagi mahasiswa untuk mengenal Indonesia lebih baik.

Mahasiswa yang mengikuti program Bahasa Indonesia ini, sebanyak 30 orang yang terbagi dalam dua kelas dan datang dari berbagai program studi di Universitas Yale, yang rata-rata telah menempuh semester ke-2 di universitas tersebut.

fullsizerender-1

Pada sessi ini, mereka akan mengikuti 5kali pertemuan dimulai dengan materi lagu sederhana seperti Twinkle2 Little Star, All My Loving, Stand By Me hingga America The Beautiful.

Tidak ketinggalan lagu-lagu daerah seperti Cucak Rowo dan Pileleuyan.