SIARAN PERS
No.  /SP/HM/BKKP/X/2016

Jakarta, 10 Oktober 2016

Pemerintah Indonesia dan Inggris hari ini, Selasa, 11 Oktober 2016 menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang inovasi dan teknologi di Jakarta. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Jumain Appe dan Menteri Luar Negeri Bidang Asia dan Pasifik Inggris, Alok Sharma, disaksikan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir dan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik di Gedung II BPPT Thamrin, Jakarta.

The Royal Academy of Engineering of the United Kingdom (“The Academy”) dan Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi (PI) Kemenristekdikti, menjalin kerja sama berdasarkan hubungan persahabatan antara kedua negara, khususnya dalam mendukung dan meningkatkan kapasitas Indonesia dalam lingkup pengajaran rekayasa keteknikan, riset dan inovasi.  Kesepakatan untuk melakukan kolaborasi tersebut di bawah lini kegiatan ‘People’ dalam Newton Fund.

Kolaborasi dilakukan melalui dua program yaitu Industry Academia Partnership Programme dan  Leaders in Innovation Fellowship (LIF). The Academy dan Dirjen PI akan memberikan dana hibah kepada konsorsium universitas dan industri dari Indonesia dan Inggris yang bergerak dalam bidang rekayasa keteknikan. Dana hibah akan mencakup gaji, biaya perjalanan dan akomodasi untuk pertukaran yang menunjang kegiatan Industry-Academia Partnership Programme. Kedua pihak juga nantinya akan memberikan pendanaan intensif pelatihan secara penuh untuk teknopreneur (technology entrepreneur) Indonesia. Hibah inovasi untuk proyek-proyek bersama di bidang peningkatan teknologi bernilai £800,000 atau hampir 13 miliar rupiah.

Program LIF akan ditawarkan oleh The Academy kepada sekumpulan individual yang telah diseleksi dan dipilih oleh Dirjen PI. Pelatihan di Inggris yang merupakan komponen dari LIF akan  didanai oleh the Academy, termasuk semua biaya pelatihan dan mentoring, penyewaan tempat, perjalanan internasional dan di Inggris para peserta, serta seluruh biaya akomodasi.

Dirjen PI akan memberikan dukungan tambahan kepada program maupun peserta LIF yang diberikan dalam bentuk dana hibah insentif Industri Berbasis Teknologi (IBT) kepada para technology entrepreneur atau analis/pembuat kebijakan di Dirjen PI dengan tingkat pendanaan yang serupa dengan yang diberikan oleh the Academy.

Menristekdikti M Nasir mengatakan, melalui kerjasama dengan komunitas ilmiah Inggris di bawah program Newton Fund, Indonesia dapat mengembangkan kapasitas inovatornya agar dapat mengatasi tantangan pembangunan. “Kami ingin memanfaatkan keahlian Inggris dan membangun kerjasama yang seimbang dengan mengirimkan inovator-inovator kita untuk belajar praktik-praktik terbaik dan melakukan proyek bersama. Tahun ini akan menandai apa yang kami harapkan akan menjadi kolaborasi bilateral jangka panjang yang bermanfaat di bidang ilmu pengetahuan dan inovasi,” jelasnya.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Bidang Asia dan Pasifik Inggris, Alok Sharma mengatakan Inggris dalam hal ini sangat bangga dapat bekerjasama dengan Indonesia dalam ‘mengajarkan’ inovasi teknologi. “Kami berada di garis depan dalam inovasi global. Kami berharap dapat berkembang bersama-sama dengan Indonesia dalam hal ini. Di masa inovasi seperti ini, negara-negara tidak seharusnya bekerja sendiri-sendiri dalam menjawab tantangan global. Kolaborasi merupakan kunci dalam memajukan masyarakat kita,” ujarnya.

Notes :

NEWTON FUND

  • The Newton Fund bertujuan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan social baik itu bagi negara-negara mitra atau melalui bekerja bersama negara mitra, untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas.
  • Indonesia merupakan negara mitra The Newton Fund. Dana bantuan pembangunan resmi sebesar £375m (atau hampir 6 triliun rupiah) bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang penelitian dan inovasi.
  • Di Indonesia, Newton Fund telah diluncurkan kembali sebagai UK-Indonesian Science and Technology Fund pada Maret 2016. Newton Fund menyediakan pendanaan bersama untuk penelitian dan inovasi yang bekerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan tinggi, LIPI dan Indonesian Science Fund.

 

##